Ini Waktu Berjemur Terbaik

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Kamis, 16 April 2020
0 dilihat
Ini Waktu Berjemur Terbaik
Waktu berjemur terbaik adalah pagi hari. Foto: popmama.com

" Relatif hampir sama karena posisi kita dengan Jakarta pada wilayah khatulistiwa. "

KENDARI, TELISIK.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi mengenai waktu yang baik untuk berjemur adalah pukul 9 hingga 10 pagi dengan durasi berjemur 5 hingga 15 menit.

Tidak jauh berbeda dengan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) untuk waktu berjemur sesuai dengan indeks ultraviolet (UV).

Dikutip dari Instagram BMKG, Rabu (15/4/2020) pukul 05.00 WIB, perkiraan waktu berjemur yang baik sekitar pukul 08.00 WIB dengan indeks UV 0-2 atau risiko bahaya rendah.

Faizal Habibie, S.P, MP, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari menjelaskan, tidak ada perbedaan antara wilayah Jabodetabek dengan Kendari sebab letak wilayah berada pada khatulistiwa.

"Relatif hampir sama karena posisi kita dengan Jakarta pada wilayah khatulistiwa," ucapnya melalui pesan singkat, Kamis (16/4/2020).

BMKG menginformasikan bahwa pada pukul 09.00 WIB-10.00 WIB, indeks UV 3-5 atau risiko bahaya sedang. Kemudian, pukul 11.00 WIB-13.00 WIB memiliki indeks UV 6-7 atau risiko bahaya tinggi.

Baca juga: Tak Ada Pekerjaan, Penghuni Kos-kosan Milih Mudik

Lebih siang lagi, pada pukul 14.00 WIB, indeks UV 3-5 mendatangkan risiko bahaya sedang. Waktu berjemur yang baik kembali datang pada pukul 15.00 WIB dengan indeks UV 1-3 atau risiko bahaya rendah.

Manfaat berjemur bisa membentuk vitamin D, mengurangi kolesterol dan berat badan, mengurangi stres, meningkatkan imun, sirkulasi darah meningkat, membunuh kuman jahat.

Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia Daeng M Faqih juga mengatakan, berjemur di bawah sinar matahari tidak dikatakan sebagai pencegahan Covid-19. Namun, Daeng mengakui bahwa berjemur sinar matahari selama 10 hingga 15 menit bagus untuk kesehatan, yaitu untuk mendapatkan vitamin D.

"Berjemur memang bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh, tapi tidak bisa dikatakan sebagai pencegahan COVID-19," katanya dikutip dari Republika.co.id.

 

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Rani

Artikel Terkait
Baca Juga