Indonesia jadi Negara Kelima Asia Punya Kapal Induk, Hibah dari Italia Perkuat Armada Maritim

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 18 Februari 2026
0 dilihat
Indonesia jadi Negara Kelima Asia Punya Kapal Induk, Hibah dari Italia Perkuat Armada Maritim
Spesifikasi kapal induk Giuseppe Garibaldi mencakup bobot 10.300 ton, helikopter dan pesawat tempur laut. Foto: Repro Seaforces

" Kapal induk eks milik Angkatan Laut Italia bernama Giuseppe Garibaldi dipastikan akan dialihkan kepada Indonesia melalui skema hibah "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kapal induk eks milik Angkatan Laut Italia bernama Giuseppe Garibaldi dipastikan akan dialihkan kepada Indonesia melalui skema hibah antarpemerintah.

Kapal tersebut sedang menjalani proses negosiasi administratif dan teknis sebelum resmi diserahkan. Pemerintah menargetkan kedatangannya berlangsung sebelum peringatan Hari Ulang Tahun TNI pada 5 Oktober 2026.

Kementerian Pertahanan menyatakan hibah ini bukan berarti tanpa biaya. Pemerintah tetap menyiapkan anggaran tambahan untuk penyesuaian sistem, peremajaan teknologi, serta modernisasi agar kapal selaras dengan kebutuhan operasi laut nasional. Tahapan retrofit menjadi fokus utama sebelum kapal benar-benar dioperasikan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait.

"Giuseppe Garibaldi adalah hibah dari pemerintah Italia. Pemerintah Indonesia akan mengalokasikan anggaran untuk retrofitting atau penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut," ujarnya, seperti dilansir dari Kompas, Rabu (18/2/2026).

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab teknis tetap berada pada pemerintah Indonesia.

Baca Juga: TNI AL Mau Akuisisi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi, Intip Spesifikasinya Distop Berlayar Usia 40 Tahun

Proses teknis juga melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan geladak, hanggar, serta sistem kendali tempur. TNI AL akan menentukan jenis pesawat dan helikopter yang dapat dioperasikan dari kapal tersebut. Sejumlah opsi modifikasi masih dibahas, termasuk potensi keterlibatan industri pertahanan dalam negeri.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali menyebut proses pengadaan masih berjalan bertahap. “Garibaldi masih dalam proses. Kami berharap kapal ini akan tiba di Indonesia sebelum ulang tahun TNI,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa jadwal kedatangan telah diselaraskan dengan agenda nasional. Apabila transfer terealisasi, Indonesia akan menjadi negara kelima di Asia yang memiliki kapal induk.

Negara lain yang telah mengoperasikan platform serupa antara lain India dengan INS Vikrant dan INS Vikramaditya, China dengan Liaoning, Shandong, dan Fujian, Jepang yang memodifikasi kapal helikopter untuk F-35B, serta Thailand dengan HMTS Chakri Naruebet.

Secara teknis, Giuseppe Garibaldi memiliki bobot sekitar 10.300 ton dan dibangun pada dekade 1980-an. Kapal ini sebelumnya mampu mengoperasikan pesawat tempur lepas landas pendek serta sejumlah helikopter angkut. Sejak Oktober 2024, kapal masuk status cadangan setelah digantikan kapal baru Angkatan Laut Italia.

Pemerintah menyebut fungsi kapal induk tidak hanya untuk operasi tempur. Platform ini diproyeksikan mendukung operasi militer selain perang seperti bantuan bencana, evakuasi medis, distribusi logistik, serta pengamanan wilayah maritim yang luas. Peran tersebut dinilai relevan dengan karakter kepulauan Indonesia.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Bikin Mahasiswa Menyesal Usai Lulus, Berikut Daftarnya

Meski demikian, sejumlah pengamat keamanan menilai efektivitas kapal induk perlu dikaji dari sisi kebutuhan taktis. Laporan The Diplomat menuliskan, “Dari sudut pandang taktis dan operasional, penanganan bencana membutuhkan kecepatan, fleksibilitas, akses ke perairan dangkal, dan kemampuan untuk memindahkan personel serta peralatan langsung ke darat.”

Pakar keamanan maritim Indo-Pasifik Collin Koh turut menyoroti efisiensi strategi. “Memiliki jalan tol dan jalan utama yang ditetapkan sebagai landasan darurat di seluruh kepulauan jauh lebih masuk akal secara strategis dan operasional dibandingkan kapal induk,” tulisnya melalui platform X.

Di tengah berbagai pertimbangan tersebut, proses akuisisi tetap berjalan. Kehadiran kapal induk ini diperkirakan menjadi salah satu sorotan utama dalam peringatan HUT TNI mendatang, sekaligus menandai babak baru penguatan alat utama sistem pertahanan Indonesia di sektor laut. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga