adplus-dvertising

Awas Data Kamu Dicuri, Ini Deretan Aplikasi Android yang Wajib Dihapus

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Minggu, 05 September 2021
3866 dilihat
Awas Data Kamu Dicuri, Ini Deretan Aplikasi Android yang Wajib Dihapus
Ilustrasi pencurian data. Foto: Repro Akmai.com

" Sebagai informasi, malware adalah perangkat lunak yang sengaja dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer, jaringan komputer, dan ponsel "

BRUSSEL, TELISIK.ID - Bagi Anda yang seringkali mengunduh (download) sejumlah aplikasi di ponsel pintar, tampaknya harus hati-hati ke depan.

Hal ini lantaran di luar negeri, tepatnya di Belgia, kepolisian setempat baru saja menemukan delapan Aplikasi yang dikabarkan disusupi virus malware Joker.

Sebab itu, para pengguna diminta untuk menghapus aplikasi ini atau data pengguna bisa dicuri oleh pelaku.


Sebagai informasi, malware adalah perangkat lunak yang sengaja dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer, jaringan komputer, dan ponsel.

Dilansir Cnbcindonesia, berikut daftar delapan aplikasi yang diumumkan oleh Kepolisian Belgia:

1. Auxiliary Message

2. Element Scanner

3. Fast Magic SMS

4. Free CamScanner

5. Go Messages

6. Super Message

7. Super SMS

8. Travel Wallpapers

Aplikasi tersebut diketahui terdapat di Google Play Store yang saat ini telah dihapus dari toko aplikasi itu. Namun bahaya tetap mengintai apabila pengguna yang telah memasang (install) aplikasi belum juga menghapusnya.

Virus yang berasal dari keluarga malware Bread ini bisa mencuri uang korban dan mengotorisasi operasi ponsel tanpa persetujuan pengguna.

Baca Juga: Mulai 1 November, Daftar Ponsel Ini Tak Bisa Lagi Gunakan WhatsApp

Baca Juga: Cara Menonaktifkan Sementara WhatsApp Tanpa Uninstall

Virus Joker bisa membuat ponsel terkait dengan layanan berbayar tanpa izin dari pengguna. Bahkan Bank tidak akan curiga dengan praktik ini yang menyajikan tagihan korban yang tidak normal.

"Anda akan terkejut melihat tagihan pada rekening bank atau kartu kredit di akhir bulan," jelas Kepolisian Belgia, dikutip Reuters, Minggu (5/9/2021).

Virus Joker memang telah ditemukan pada 2017 lalu dan menyusup ke ribuan aplikasi di Play Store. Google diketahui berusaha memindai dan menghapus aplikasi-aplikasi jahat itu.

Kabarnya telah ada 1.700 aplikasi yang ditemukan Google dan sudah dihapus. Sementara itu September 2020 lalu, terdapat 24 aplikasi Android yang memiliki virus Joker dan telah diunduh 500 ribu kali sebelum dihapus. Saat itu diperkirakan Joker telah ada di 30 negara termasuk AS, Brasil dan Spanyol. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga