Begini Nasib Peserta SKD yang Terkonfirmasi Positif COVID-19

Musdar, telisik indonesia
Selasa, 31 Agustus 2021
0 dilihat
Begini Nasib Peserta SKD yang Terkonfirmasi Positif COVID-19
Suasana tes CPNS Kemenkum HAM tahun 2020 dengan protokol kesehatan COVID-19. Foto: Repro Merdeka

" Beda peserta yang positif, beda pula peserta yang suhu tubuhnya melebihi 37 derajat celcius "

KENDARI, TELISIK.ID - Peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD yang terkonfirmasi positif COVID-19 dipastikan tidak bisa mengikuti tes bersama dengan peserta lain sesuai jadwal yang ditentukan.

Kabid Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kendari, Abdul Salam mengatakan, peserta yang dinyatakan positif berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan 2x24 jam dan swab antigen 1x24 jam sebelum tes SKD dimulai, tetap bisa mengikuti tes, namun Panselda akan menjadwalkan ulang pelaksanaan tes.

"Kalau ada yang positif tetap diikutkan, tapi dijadwalkan ulang. Jadi kami harap peserta tes jika mendapat hasil positif baik itu jelang tes atau jauh-jauh hari segera sampikan ke kami (Panselda). Nanti kami yang melapor ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menjadwalkan kembali kapan yang positif ini akan tes," ujar Abdul Salam.

"Kasusnya juga sama bagi mereka yang daftar sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Dimana jika ada peserta yang positif COVID-19 akan dijadwalkan ulang," tambahnya.

Beda peserta yang positif, beda pula peserta yang suhu tubuhnya melebihi 37 derajat celcius. Pasalnya, peserta yang suhu tubuhnya di atas maksimal akan disediakan ruangan khusus agar tidak bercampur dengan peserta lainya.

Baca Juga: Meski Tren Kasus COVID-19 Menurun, Menkes Ingatkan Warga Tetap Waspada

Baca Juga: Diduga Bocor, Tongkang Bermuatan Batu Bara Karam di Perairan Laut Kolut

"Yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat tetap bersaman tesnya dengan mereka yang suhu tubuhnya di bawah 37 derajat celcius (normal). Hanya saja, mereka akan disediakan ruangan khusus dengan alat kelengkapan diri (APD)," terangnya.

Terpisah, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengimbau Panselda dan BKPSDM untuk mempersiapkan seluruh tahap seleksi CASN dengan baik dan mengutamakan prokes dalam prosesnya.

"Kita semua ingin aman di masa pandemi. Saya harap panita betul-betul mematangkan persiapannya. Jangan sampai malah jadi sumber penularan. Ikuti seluruh petunjuk yang diberikan oleh BKN. Dan saya harap pelaksanaannya tetap transparan dan akuntabel," kata Sulkarnain Kadir. (B)

Reporter: Musdar

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga