Berada di Perkampungan, PAUD Fachry Alamsyah Konawe Selatan Minim Fasilitas

Evy Septiana Warsito, telisik indonesia
Jumat, 03 November 2023
0 dilihat
Berada di Perkampungan, PAUD Fachry Alamsyah Konawe Selatan Minim Fasilitas
PAUD Fachry Alamsyah, sekolah taman kanak-kanak di Konawe Selatan, yang minim fasilitas. Foto: Evy Septiana Warsito/Telisik

" PAUD Fachry Alamsyah terletak di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, cukup memprihatinkan karena kondisi fisik bangunan dan fasilitasnya sangat minim "

KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - PAUD Fachry Alamsyah terletak di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, cukup memprihatinkan karena kondisi fisik bangunan dan fasilitasnya sangat minim.

Berada di lorong perkampungan Desa Tanea, Kecamatan Konda, menuju kawasan tersebut melewati akses jalan yang belum diaspal. Sekolah tersebut dibangun sejak tahun 2018 dengan siswa tahun ini berjumlah 30.

Berdasarkan pantauan Telisik.id, kondisi fisik bangunan sekolah terbuat dari papan, atap menggunakan seng, lantai semen, serta memiliki luas halaman sekolah terbatas dengan kondisi halaman yang diisi batu material yang belum difungsikan.

Baca Juga: Dampak El Nino, Hasil Panen di Konawe Selatan Turun Signifikan

Minimnya fasilitas terlihat dari kurang terakomodirnya alat bermain anak, tidak adanya fasilitas cuci tangan anak, fasilitas permainan edukatif dan keaksaraan yang minim, tidak adanya UKS, perpustakaan, juga minimnya jumlah meja dan kursi.

Kursi yang digunakan merupakan kursi plastik, namun terbatas milik pribadi atau yayasan sehingga sebagian siswa duduk lesehan.

Menurut seorang guru sekolah, Yesni banyak sekali fasilitas sekolah yang kurang di sekolahnya, seperti buku-buku, gambar-gambar, perpustakaan, lemari siswa, taman bermain.

"Juga minimnya fasilitas kebersihan tempat sampah tertutup, ruangan kelas yang terbatas karena hanya satu ruangan dan menjadi satu dengan ruang guru," beber Yesni, Jumat (3/11/2023).

Kondisi tersebut menurutnya kurang nyaman dan mengganggu proses pembelajaran siswa, belum lagi jika musim hujan, air masuk di sekolah tersebut. Namun, meskipun memiliki keterbatasan sarana dan prasarana, pihak sekolah tetap memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Baca Juga: TARGET Disiapkan Dinkes Konawe Selatan Atasi Penyakit Menular dan Berbahaya

Selama ini pihak sekolah hanya mengharap dana pribadi yayasan, Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), belum sepenuhnya mengakomodir kebutuhan sarana dan prasarana PAUD, jadi tidak semua kebutuhan sekolah dapat terealisasi, mengingat pembangunan selama ini dilakukan bertahap menggunakan dana yayasan, tanpa bantuan dari dinas terkait maupun donatur.

"Kita hanya berharap dari BOP, namun dari BOP juga tidak seberapa, adapun mekanisme prosedur dari BOP disesuaikan berdasarkan kapasitas jumlah siswa disekolah, misal per tahun kita menampung 30 siswa, berarti BOP disesuaikan berdasarkan jumlah siswa tersebu," ujar guru lainnya, Roni.

Pihak sekolah ingin perluasan pembangunan gedung dan fasilitas yang berguna bagi anak didik, sehingga harapannya pemerintah dapat memberikan perhatian buat sekolah itu, mengingat sekolah masih sangat kurang dari sarana dan prasarananya. (B)

Penulis: Evy Septiana Warsito

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga