Bulan Safar: Bulan Penuh Peristiwa Bersejarah yang Mengukir Kemajuan Islam
Merdiyanto , telisik indonesia
Sabtu, 25 Juli 2026
0 dilihat
Islam menjadikan bulan Safar menjadi saksi peristiwa-peristiwa monumental yang membawa berkah dan kemajuan bagi umat. Foto Repro Detik.com
" Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah, sering kali dikaitkan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam "

JAKARTA, TELISIK.ID - Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah, sering kali dikaitkan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Meski di masa pra-Islam masyarakat Arab Jahiliyah menganggapnya sebagai bulan kesialan karena banyaknya perjalanan dan peperangan yang menyebabkan rumah-rumah menjadi sepi, Islam justru menjadikan bulan ini sebagai saksi peristiwa-peristiwa monumental yang membawa berkah dan kemajuan bagi umat.
Salah satu peristiwa paling awal dan penting adalah pernikahan Rasulullah Shallallahualaihi wa sallam dengan Sayyidah Khadijah binti Khuwailid radhiyallahuanha.
Pernikahan ini terjadi pada bulan Safar tahun ke-25 sebelum Hijrah. Khadijah, seorang wanita kaya dan berakhlak mulia, menjadi istri pertama Nabi serta pendukung utama dakwah beliau di awal kenabian, dilansir dari NU Online, Jumat (24/7/2026).
Pernikahan ini menjadi teladan keharmonisan rumah tangga dan dukungan pasangan dalam perjuangan.
Baca Juga: Fenomena Rashdul Qiblat: Menentukan Arah Kiblat dengan Matahari di Atas Ka'bah, Begini Hukumnya
Peristiwa penting lainnya adalah pernikahan Fatimah az-Zahra radhiyallahuanha, putri bungsu Rasulullah, dengan Ali bin Abi Thalib radhiyallahuanhu.
Pernikahan sederhana namun penuh keberkahan ini juga berlangsung di bulan Safar, menjadi simbol cinta dan kesederhanaan dalam keluarga Nabi.
Hijrah Rasulullah Shallallahualaihi wa sallam dari Makkah ke Madinah juga memiliki kaitan erat dengan bulan Safar, dilansir dari bsimaslahat.or.id, Jumat (24/7/2026).
Beberapa catatan sejarah menyebutkan bahwa proses hijrah dimulai atau persiapan krusial terjadi pada akhir bulan ini, menandai awal era baru peradaban Islam di Madinah.
Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan fondasi berdirinya negara Islam pertama.
Bulan Safar juga dikenal dengan berbagai ekspedisi dan peperangan yang memperkuat posisi umat Islam. Di antaranya:
- Perang Al-Abwa atau Perang Waddan, perang pertama dalam Islam yang dipimpin langsung oleh Rasulullah pada tahun 2 Hijriah.
- Penaklukan Khaibar pada tahun 7 Hijriah, yang membawa kemenangan strategis bagi umat Islam.
Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan bahwa Safar adalah bulan perjuangan, perjalanan, dan pembangunan, bukan bulan kesialan.
Baca Juga: Bolehkah Menyimpan Mayat atau Menunda Pemakaman? Begini Penjelasan Menurut Islam
Rasulullah Shallallahualaihi wa sallam sendiri menolak takhayul tersebut dan mengajarkan umat untuk bertawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam setiap langkah.
Pada era modern, umat Islam dianjurkan untuk mengenang sejarah bulan Safar dengan memperbanyak amalan saleh, seperti puasa sunnah, sedekah, dan memperdalam sirah Nabawiyah.
Bulan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap tantangan dan perjalanan dapat menjadi ladang pahala serta kemajuan jika dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah. Wallahu a’lam. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS