adplus-dvertising

Cegah Klaster Pilkada, Ketua DPR Imbau Paslon Lebih Kreatif saat Kampanye

Marwan Azis, telisik indonesia
Selasa, 15 September 2020
971 dilihat
Cegah Klaster Pilkada, Ketua DPR Imbau Paslon Lebih Kreatif saat Kampanye
Ketua DPR RI, Puan Maharani. Foto: Ist.

" Kampanye Pilkada harus semakin kreatif, agar visi dan misi calon tetap tersampaikan ke masyarakat, tetapi protokol COVID-19 tetap terjaga. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Guna mencegah klaster Pilkada, Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta pengetatan protokol kesehatan dalam seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

Menurut Puan, para pasangan calon kepala daerah dituntut lebih kreatif saat kampanye di masa pandemi guna mencegah penularan COVID-19.

“Kampanye Pilkada harus semakin kreatif, agar visi dan misi calon tetap tersampaikan ke masyarakat, tetapi protokol COVID-19 tetap terjaga,” kata Puan dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (15/9/2020).


Ia mengungkapkan, salah satu bentuk pencegahannya adalah membatasi pertemuan dengan banyak orang di satu lokasi.

Para calon kepala dan wakil kepala daerah, para pendukungnya, serta masyarakat harus sama-sama saling mengingatkan penerapan protokol kesehatan pada saat kampanye.

Semua aktivitas kampanye, kata Politisi PDIP ini, harus dilakukan dengan mengenakan masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak fisik.

Baca juga: DPD RI Minta Tenaga Kerja Lokal Jadi Program Prioritas BUMN

“Batasi pertemuan-pertemuan yang berkerumun,” ujarnya.

Dikatakan, semua pihak wajib melaksanakan protokol COVID-19 untuk menyukseskan Pilkada 2020.

Puan mengaku khawatir, banyak klaster Pilkada bermunculan jika protokol kesehatan diabaikan dalam tahapan Pilkada serentak. Berdasarkan laporan Bawaslu, ada 243 bakal pasangan calon yang diduga melanggar protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

Temuan dugaan pelanggaran itu terjadi pada masa pendaftaran calon Pilkada 2020, sejak 4-6 September 2020.

Dugaan pelanggaran itu dilakukan sebanyak 141 bakal pasangan calon pada hari pertama dan 102 bakal pasangan calon yang melanggar pada hari kedua.

“Perketat protokol cegah COVID-19 agar Pilkadanya berhasil, sukses, berjalan lancar, tidak ada klaster COVID-19 di Pilkada,” tandasnya.

Reporter: Marwan Azis

Editor: Kardin

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga