Dana Bansos Nenek Asal Baubau Diduga Ditilep Oknum

Elfinasari, telisik indonesia
Kamis, 11 Januari 2024
0 dilihat
Dana Bansos Nenek Asal Baubau Diduga Ditilep Oknum
Nenek, N (66) mengaku tidak menerima bansos diduga ditilep oknum. Foto: Ist.

" Seorang nenek inisial N (66) di Kelurahan Kadolomoko, Kota Baubau, menelan kekecewaan sebab bantuan sosial (Bansos) yang harus diterima raib begitu saja, diduga ditilep oknum tak bertanggungjawab "

BAUBAU, TELISIK.ID - Seorang nenek inisial N (66) di Kelurahan Kadolomoko, Kota Baubau, menelan kekecewaan sebab bantuan sosial (Bansos) yang harus diterima raib begitu saja, diduga ditilep oknum tak bertanggungjawab.

Bansos tersebut yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima per triwulan melalui rekening bank masing-masing penerima manfaat.

Korban, Nenek N (66), mengungkapkan bahwa ia menerima bantuan secara cash pada tahun 2021-2022 sebanyak empat kali, yakni tiga kali menerima di Kantor Kecamatan dan satu kali di Kantor Pos.

"Saya terima cash sebanyak empat kali, tiga kali di Kantor camat, satu kali di Kantor Pos. Setelah itu tidak pernah lagi terima karena tidak diberitahu," ungkapnya, Kamis (11/1/2023).

Baca Juga: Ini Jadwal dan Rute 11 Kapal Pelni dari Pelabuhan Murhum Baubau Januari 2024

Ia juga mengaku tidak menerima buku rekening dan ATM seperti yang diterima oleh penerima bantuan lainnya.

“Teman-teman yang lain itu mereka berlanjut ada kartu ATM-nya, saya tidak,” ucapnya.

Selain itu, N (66) menuturkan baru mengetahui ternyata terima lewat buku tabungan dan kartu ATM saat anaknya mengecek lewat online dan telah melakukan pengecekan di bank yang menangani. Namun, pihak bank mengungkapkan bahwa telah ditarik orang lain.

"Anak saya sudah cek ke Dinas Sosial dan cek ke bank, tapi katanya sudah ditarik orang lain," jelasnya.

Anak korban, Nuraini Tawuru Tubun menuturkan, ia telah melakukan berbagai cara seperti pergi ke Dinas Sosial mengecek nama ibunya secara mandiri.

"Kami sudah ke Dinas Sosial apakah namanya mama ini terdaftar sebagai penerima manfaat atau tidak. Hasilnya, terdaftar sebagai penerima manfaat," ungkapnya.

Baca Juga: KPU Baubau Target Sortir dan Lipat Ratusan Ribu Surat Suara dalam 10 Hari

Divisi Ekonomi Pembangunan Kesra Kelurahan Kadolomoko, La Ode Rahman menuturkan, biasanya kalau dari OPD atau Dinas Sosial itu ada informasi dari sana untuk minta data. Jdi pihak kelurahan hanya memberikan informasi kepada RT/RW.

“Evaluasinya itu ada tim pendamping dari Dinas Sosial dan agar ditahu layak atau tidaknya menerima bantuan,” tuturnya.

Diketahui, N (66) ini merupakan penerima manfaat dari bantuan sosial jenis BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang terdaftar sejak tahun 2021 lalu.

N (66), sebenarnya pernah menerima dana bansos pada tahun 2021-2022 sebab penerimaannya disalurkan secara langsung. Namun, setelah penyaluran dana dipindahkan melalui rekening bank, nenek N (66) sama sekali tidak menerima bantuan tersebut sebab tidak menerima buku tabungan serta ATM yang seharusnya dimiliki oleh setiap penerima manfaat. (A)

Penulis: Elfinasari

Editor: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga