Delapan Pelajar Diamuk Usai Lempari Rumah Warga, Alasannya untuk Seru-Seruan

Gusti Kahar, telisik indonesia
Minggu, 19 April 2026
0 dilihat
Delapan Pelajar Diamuk Usai Lempari Rumah Warga, Alasannya untuk Seru-Seruan
Personel Polsek Poasia saat memberikan peringatan dan arahan ke delapan pelajar. Foto: Gusti Kahar/Telisik

" Delapan pelajar menjadi sasaran amukan warga setelah diduga melempari sebuah rumah di kompleks BTN Rezki III, Kecamatan Poasia, Kelurahan Andonohu, Kota Kendari "

KENDARI, TELISIK.ID - Delapan pelajar menjadi sasaran amukan warga setelah diduga melempari sebuah rumah di kompleks BTN Rezki III, Kecamatan Poasia, Kelurahan Andonohu, Kota Kendari, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.

Berdasarkan keterangan warga, para remaja tersebut melempari rumah milik Yusuf saat ia tengah makan malam bersama keluarganya. Di dalam rumah itu juga terdapat seorang bayi yang ikut terkejut akibat insiden tersebut.

Usai melakukan aksinya, para pelajar itu melarikan diri. Namun, dua orang berhasil ditangkap warga dan sempat menjadi bulan-bulanan. Sementara enam lainnya sempat kabur.

“Mereka lempari rumah orang, ada juga bayi di dalam. Bayinya menangis terus karena kaget,” ujar seorang warga.

Tak berselang lama, enam pelajar lainnya ditemukan di rumah masing-masing dan kemudian dibawa ke Polsek Poasia.

Baca Juga: Demo di DPRD Sultra Berujung Ricuh, Mahasiswa Tuntut TNI Kembali ke Barak

Diketahui, delapan pelajar tersebut masing-masing berinisial R, P, DK, DI, R, P, S dan F merupakan pelajar yang masih duduk dibangku SMP dan SMA di Kendari.

Saat dimintai keterangan, para pelajar tersebut mengaku melakukan aksi pelemparan hanya untuk bersenang-senang.

“Kenapa kalian lempari rumah orang?” tanya salah seorang warga. “Untuk seru-seruan saja, Pak,” jawab salah satu pelajar.

Kapolsek Poasia, AKP Ismunandar, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, para pelajar telah dipulangkan ke orang tua masing-masing setelah diamankan.

Baca Juga: Oknum TNI Bersama Istri Anggota Brimob Digerebek di Kamar Indekos di Kendari

“Iya, ada kejadiannya. Mereka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing,” singkatnya.

Pantauan telisik.id di Polsek Poasia, ke delapan pelajar tersebut sempat diamankan guna menghindari amukan warga. Polisi juga langsung menghubungi orang tua mereka untuk menjemput.

Selain itu, para pelajar diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya sebelum akhirnya dipulangkan. (A)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga