adplus-dvertising

Desain Motif Tenun Masalili Muna Terbaik di Sultra

Sunaryo, telisik indonesia
Kamis, 09 Desember 2021
1342 dilihat
Desain Motif Tenun Masalili Muna Terbaik di Sultra
Perajin tenun Masalili saat menerima piala. Foto: Ist.

" Tenun Masalili, Kabupaten Muna, sudah menjadi primadona. Desain dan motifnya yang menggunakan bahan alami pun telah diakui hingga mancanegara "

MUNA, TELISIK.ID - Tenun Masalili, Kabupaten Muna, sudah menjadi primadona. Desain dan motifnya makin modern dan mengikuti selera pasar namun tidak meninggalkan ciri khas budaya Muna.

Karena itu, tak salah bila setiap kali perlombaan, tenun Masalili selalu menjadi juara. Seperti halnya pada lomba desain motif dan workshop yang diselenggarakan Dekranasda Sultra.

Dari 11 kabupaten/kota di Sultra yang mengikuti lomba tersebut, tenun Masalili menyapu bersih piala pada kategori perajin dan umum.


"Prestasi yang diraih ini membuktikan tenun Masalili yang terdepan untuk produk kerajinan kain tenun di Sultra," kata Yanti Setiawati Rusman, Ketua Dekranasda Muna, Kamis (9/12/2021).

Baca Juga: Bupati Muna Pastikan Cakades Tanpa Batas Usia Maksimal

Menurut Yanti, desain motif yang ditampilkan perajin mampu memukau dan menarik perhatian dewan juri dari perancang mode nasional, Musa Widiatmojo. Adapun desain motif yang ditampilkan terdiri dari ombak laut, buri ghule, pokandua, burinoghule, work Liangkabori dan benteng kamali.

Baca Juga: Pelaksanaan Berbeda dari Kontrak, Proyek Pengadaan Bibit di Busel Diduga CurangĀ 

"Kami bangga dengan kreatifias dan hasil yang dicapai oleh para perajin," sebutnya.

Asal-usul kain tenun Masalili telah ada sejak zaman Kerajaan Muna yang dahulu kainnya masih dibuat dari kulit kayu dan pohon kapas yang dipintal menjadi benang. Begitu pula bahan pewarna benang juga menggunakan bahan alami dari tumbuhan. Karena itu, Yanti mengajak seluruh masyarakat Muna untuk terus mengenakan kain tenun Masalili.

"Dukungan kita semua menentukan masa depan produk kerajinan unggulan daerah tercinta," ajaknya. (C)

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga