MUNA BARAT, TELISIK.ID - Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Muna Barat, Jamuddin, berjanji akan segera menuntaskan permasalahan nelayan yang mengeluhkan penggunaan alat tangkap jenis perre-perre.

Puluhan warga Desa Katela dan Desa Tanjung Pinang telah berupaya bertemu Pj Bupati pada Sabtu (20/1/2024) di rumah jabatan untuk mengeluhkan hal tersebut, namun mereka kecewa karena tak bisa bertemu dengan Pj bupati.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga perwakilan nelayan Desa Katela, Mustamin. Dia mengatakan, datangnya para nelayan di rujab Pj bupati untuk mengadukan keluhan mereka terkait penggunaan alat tangkap ikan perre-perre. Pasalnya, penggunaan alat tersebut mengancam mata pencaharian nelayan tradisional.

"Kita hanya meminta kebijakan Pemda Muna Barat agar masalah ini cepat selesai. Tetapi kami tidak bisa temui Pj bupati, malah dipertemukan dengan Plt Kepala Dinas yang belum paham dengan masalah ini," ungkapnya.

Mustamin menambahkan, dengan tidak ditemuinya Pj bupati, puluhan nelayan merasa kecewa. Karena selain akan mengadukan keluhan terkait jenis tangkap tersebut, puluhan nelayan itu datang ke rujab juga ingin bersilahturahmi dengan pemimpin.