adplus-dvertising

Diterpa Gelombang Tinggi, Nelayan di NTT Selamat dari Maut

Berto Davids, telisik indonesia
Selasa, 07 September 2021
332 dilihat
Diterpa Gelombang Tinggi, Nelayan di NTT Selamat dari Maut
Nelayan di NTT yang selamat saat dievakuasi. Foto: Ist.

" Mereka menggunakan dua unit perahu ketinting. Korban yang sementara menarik pukat diterpa gelombang tinggi. "

KUPANG, TELISIK.ID - Nelayan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), John Mooy (32) dan Martinus Haning (40), berhasil selamat saat diterpa gelombang, Senin (6/9/2021) malam.

Kedua nelayan yang merupakan warga RT 19/RW 10, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang tersebut, mengalami kecelakaan laut di sekitar Desa Pitay, Kecamatan Sulamu.

Kapolsek Sulamu, Ipda Deff Wee dalam keteangannya, mengakui kalau kedua korban berangkat melaut sejak Senin (6/9/2021) subuh atau sekitar pukul 01.00 Wita.


"Kedua korban keluar dari Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, sekitar pukul 01.00 Wita untuk mencari ikan menggunakan pukat bersama sama dengan Paulus Mesak dan Salmun Ndun," katanya, Selasa (7/9/2021).

Mereka menggunakan dua unit perahu ketinting. Korban yang sementara menarik pukat diterpa gelombang tinggi.

Insiden ini, menyebabkan perahu ketinting yang digunakan kedua korban kemasukan air.

Rekan korban, Paulus Mesak, yang melihat kejadian tersebut segera berteriak dan meminta kedua korban meninggalkan perahu ketinting tersebut.

Baca juga: Vaksinasi Tak Jadi Syarat Ikut Tes, Namun Peserta CPNS Kolaka Wajib Lakukan Ini

Baca juga: Mosehe Wonua, Tradisi Sakral Mensucikan Daerah dan Tolak Bencana

Kedua korban dan rekannya pun terjun ke laut. Sementara di perahu ketinting lain, Paulus Mesak dan Salmun Ndun berusaha mencari bantuan namun air laut sudah memenuhi perahu mereka.

Paulus Mesak dan Salmun Ndun kemudian menuju ke Pantai Pitay dengan perahu mencari bantuan dan pertolongan.

Kedua korban berjalan kaki karena posisi air sudah surut dan hanya setinggi dada guna mencari bantuan dan pertolongan. Mereka mencoba berjalan karena air dalam keadaan surut.

"Mereka berusaha mencari bantuan dengan berjalan kaki, padahal jalur yang dilalui sangat rawan karena merupakan lokasi yang banyak buaya," ujarnya.

Paulus Mesak dan Salmun Ndun berhasil mencapai daratan, kemudian diamankan di rumah warga Desa Pitay Zet Niander Sura.

Sementara itu, Kanit jaga regu III Polsek Sulamu, Bripka Muhammad Alvian Hamit bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sulamu dan Desa Pantulan, Bripka Efraim Manuain serta piket Reskrim Brigpol Bernadus Watoway, mendatangi lokasi terjadinya kecelakaan laut di RT 03/RW 02, Dusun I Oekule, Desa Pitay Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Saat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.00 Wita, petugas kepolisian menemukan kedua korban yang dilaporkan mengalami kecelakaan laut dalam keadaan selamat. (C)

Reporter: Berto Davids

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga