DLHK Kendari Buka Donasi Sampah Agar Punya Nilai Ekonomi

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Jumat, 26 Februari 2021
0 dilihat
DLHK Kendari Buka Donasi Sampah Agar Punya Nilai Ekonomi
Uji coba pendonasian sampah oleh DLHK Kendari. Foto: Ibnu/Telisik

" Tapi masih batas sampah kering yang mempunyai nilai ekonomi seperti kertas, rak telur, kemudian botol kemasan, dan setiap Jumat itu ada pengepul yang datang ambil," ungkapnya, Jumat (26/2/2021). "

KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota kendari melakukan donasi sampah.

Kepala DLHK Kota Kendari, Nismawati menjelaskan, sebelum program ini sebarkan ke OPD pihaknya terlebih dahulu melakukan uji coba di DLHK, yang saat ini sudah berjalan dua bulan.

Awalnya kata Nismawati, kegiatan ini hanya berjalan setiap Jumat, namun setelah berjalan satu bulan kegiatan itu dilakukan setiap hari.

"Tapi masih batas sampah kering yang mempunyai nilai ekonomi seperti kertas, rak telur, kemudian botol kemasan, dan setiap Jumat itu ada pengepul yang datang ambil," ungkapnya, Jumat (26/2/2021).

Nisma juga menyampaikan, kegiatan ini nantinya bisa diterapkan di OPD lain, jikalau uji coba ini berhasil maka akan dimulai pada awal Maret.

"Inikan masih sampah kering, nanti sekalian juga dengan sampah basah, dan setiap bidang saya instruksikan membuat satu komposter. Nanti, setiap hari itu pegawai akan membawa sampah, baik sampah kering maupun basah. Kemudian, dimasukkan ke komposternya masing-masing," tuturnya.

Baca juga: Potensi Gempa Konawe Berada di Atas Dua Patahan

Sebenarnya untuk penanganan sampah, yang paling urgen saat ini adalah proses pemilahan sampah yang dilakukan masyarakat.

"Makanya kita uji dulu di DLHK, agar kita ketahui kendalanya apa, supaya saat sosialisasi ke masyarakat kita sudah tau apa kendalanya sampai memilah sampah itu sangat susah," jelasnya.

Ia juga berharap, jika kegiatan ini berhasil di DLHK, maka akan ditularkan ke pegawai di Kendari, yang jumlahnya saat ini mencapai 7000 lebih.

"Bayangkan jika 7000 lebih sampah pegawai ini bisa ditangani melalui pengurangan sampah, ini sangat memperpanjang umur tempat pembuangan akhir (TPA) kita," pungkasnya. Adv (B)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga