Dulang Haroa Masyarakat Muna Sebanyak 1.228 Raih Rekor Dunia dan Gubernur Sultra Terima Gelar Adat
Erni Yanti, telisik indonesia
Minggu, 19 Juli 2026
0 dilihat
Pemberian gelar adat Muna Sangian Mondono Withe Bhalano kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, Minggu (19/7/2026) di Kendari. Foto: Erni Yanti/Telisik
" Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) menggelar Silaturahmi Akbar yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Pusat KKMM, Minggu (19/7/2026), di Kendari "

KENDARI, TELISIK.ID – Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) menggelar Silaturahmi Akbar yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Pusat KKMM, Minggu (19/7/2026), di Kendari.
Acara ini juga dirangkaikan pemberian gelar adat kepada Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, serta pencatatan Rekor Dunia MURI melalui penyajian 1.228 dulang haroa.
Ketua Panitia Silaturahmi Akbar, Dr. Bariun, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan merajut kembali persaudaraan masyarakat Muna yang tersebar di berbagai daerah.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan dan gelar kepada sejumlah tokoh.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan 1.228 dulang haroa hingga meraih Rekor Dunia MURI merupakan hasil kerja keras masyarakat, terutama para ibu yang menyiapkan seluruh hidangan.
Baca Juga: SMKN 1 Kendari Minta Orang Tua Peka terhadap Perubahan Perilaku Anak
"Kesuksesan acara juga tidak lepas dari dukungan masyarakat Muna, mulai dari tingkat RT dan RW, hingga para pelaku usaha asal Muna yang berada di Kendari maupun Jakarta," kata Bariun.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menerima gelar adat Muna Sangian Mondono Withe Bhalano, sebagai bentuk penghormatan masyarakat Muna kepada pemimpin daerah.
Ketua Umum Pengurus Pusat KKMM, La Ode Darwin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan selama kurang lebih satu bulan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para ibu yang telah memasak haroa dalam jumlah besar sehingga acara berjalan sukses.
"Kami berharap KKMM dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tenggara. Kami siap membangun masyarakat Sultra dan berharap dukungan penuh dari pemerintah provinsi," ujar Darwin.
Tokoh masyarakat Muna, Ridwan Bae, mengapresiasi kekompakan masyarakat Muna yang mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar.
Ia menyebut persatuan masyarakat Muna menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tenggara.
"Orang Muna kuat persatuannya. Mari bersama-sama membangun seluruh aspek kehidupan masyarakat Sulawesi Tenggara," katanya.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran (SKI), juga mendapat apresiasi karena dinilai memiliki semangat kerja keras serta mampu menjunjung tinggi adat dan budaya dalam menjalankan pemerintahan.
Baca Juga: Harmawati Kumpulkan Pengurus IWSS Sulawesi Tenggara, Siapkan Agenda Khusus Sambut HUT RI Ke-81
Sementara itu, Gubernur Andi Sumangerukka mengaku bangga dan terhormat menerima gelar adat dari masyarakat Muna.
Menurutnya, penghargaan yang diterimanya menjadi amanah untuk terus menjaga marwah budaya sekaligus membangun Sulawesi Tenggara yang lebih baik.
"Saya akan menjaga marwah budaya Muna dan terus bekerja untuk seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Mari kita bergandengan tangan melihat berbagai persoalan dan menyelesaikannya bersama," ujar Andi Sumangerukka.
Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Tryono, menyampaikan bahwa penyajian 1.228 dulang haroa memenuhi kriteria sehingga resmi dicatat sebagai Rekor Dunia MURI.
Acara Silaturahmi Akbar tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Muna, di antaranya Ridwan Bae, Rabiatul Adawiyah, para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga Muna dari berbagai daerah. (A)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS