Meski Sudah Dimatikan, 10 Perangkat Rumah Tangga Ini Diam-diam Masih Tarik Daya Listrik

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Sabtu, 05 September 2026
0 dilihat
Meski Sudah Dimatikan, 10 Perangkat Rumah Tangga Ini Diam-diam Masih Tarik Daya Listrik
Sejumlah perangkat rumah tangga tetap menyedot listrik meski sudah dimatikan dan tidak digunakan. Foto: Repro Amartha

" Sejumlah perangkat rumah tangga tetap mengonsumsi listrik meski telah dimatikan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Sejumlah perangkat rumah tangga tetap mengonsumsi listrik meski telah dimatikan, selama kabelnya masih terhubung ke stopkontak.

Kondisi tersebut dikenal sebagai standby power, yaitu konsumsi listrik yang terjadi ketika perangkat berada dalam keadaan siaga untuk mempertahankan fungsi tertentu. Aliran listrik tetap masuk meski perangkat tidak sedang digunakan.

Konsumsi daya setiap perangkat memang berbeda-beda dan umumnya relatif kecil. Namun, jika perangkat tetap terhubung selama 24 jam serta jumlahnya cukup banyak, pemakaian listrik secara keseluruhan dapat bertambah.

Temuan Departemen Energi Amerika Serikat atau US Department of Energy menunjukkan sekitar 10 persen rata-rata tagihan listrik rumah tangga berasal dari perangkat yang berada dalam kondisi siaga dan tetap terhubung ke sumber listrik.

Mode siaga menjadi fitur pada sejumlah perangkat elektronik agar perangkat dapat kembali digunakan dengan lebih cepat. Karena itu, sebagian perangkat masih membutuhkan aliran listrik meskipun fungsi utamanya sudah dimatikan.

“Standby power terlihat kecil, tapi jika dihitung selama 24 jam sehari dan dikalikan jumlah perangkat di rumah, hasilnya signifikan,” tulis Berkeley Lab dalam risetnya, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (5/9/2026).

10 Perangkat yang Tetap Mengonsumsi Listrik

Ada sejumlah perangkat elektronik yang masih menarik daya ketika berada dalam kondisi mati atau siaga. Besaran konsumsi listriknya berbeda-beda, bergantung pada jenis, teknologi, serta spesifikasi masing-masing perangkat.

Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Disepakati Rp 2,5 Juta Per Bulan, Anggaran Ditarik dari Tambahan DAU

Berikut 10 perangkat rumah tangga yang masih dapat mengonsumsi listrik meskipun telah dimatikan:

1. Charger Ponsel dan Elektronik Kecil

Charger ponsel dan perangkat elektronik berukuran kecil dapat tetap menarik daya ketika masih terhubung ke stopkontak. Konsumsi listriknya berada pada kisaran 0,2-2 watt.

2. Charger Kendaraan Listrik dan Sepeda Listrik

Charger kendaraan listrik dan sepeda listrik juga dapat menggunakan daya ketika masih terhubung dengan sumber listrik. Konsumsinya sekitar 0,3-5 watt.

3. Laptop dan Komputer Desktop

Laptop dan komputer desktop termasuk perangkat yang dapat mengonsumsi listrik dalam kondisi siaga. Konsumsi dayanya berada pada kisaran 0,7-20 watt.

4. Televisi Modern

Televisi modern umumnya masih membutuhkan daya tertentu ketika berada dalam mode siaga. Konsumsi listriknya sekitar 1-5 watt.

5. Set-top Box TV

Set-top box TV termasuk perangkat dengan konsumsi listrik yang relatif besar ketika berada dalam kondisi siaga. Perangkat ini dapat menggunakan daya sekitar 10-30 watt.

6. Router Wi-Fi dan Modem Internet

Router Wi-Fi dan modem internet biasanya tetap bekerja untuk menjaga koneksi internet tersedia. Konsumsi listrik perangkat tersebut berada pada kisaran 5-10 watt.

7. Speaker dan Sistem Audio

Speaker serta sistem audio dapat tetap menarik listrik meskipun tombol daya telah dimatikan. Konsumsi listriknya berkisar 5-10 watt.

8. Microwave, Oven, dan Mesin Kopi

Microwave, oven, dan mesin kopi yang dilengkapi jam digital dapat menggunakan listrik untuk mempertahankan tampilan atau fungsi tertentu. Konsumsinya sekitar 1-5 watt.

9. Printer dan Scanner

Printer dan scanner juga dapat menggunakan listrik ketika berada dalam kondisi siaga. Konsumsi dayanya berada pada kisaran 2-5 watt.

10. AC dan Air Purifier

Pendingin udara atau AC memiliki konsumsi listrik siaga sekitar 0,6-10 watt. Sementara itu, air purifier berada pada kisaran 0,2-1,5 watt.

Baca Juga: Cara Buat Sertifikat Tanah Gratis Lewat PTSL 2026, Berikut Syarat dan Biayanya

Cara Mengurangi Konsumsi Listrik

Konsumsi listrik dari perangkat dalam kondisi siaga dapat dikurangi dengan memutus aliran listrik ketika peralatan tidak digunakan dalam waktu tertentu. Langkah tersebut dapat dilakukan pada perangkat yang tidak membutuhkan koneksi atau fungsi siaga secara terus-menerus.

Salah satu cara yang dapat digunakan adalah memasang power strip yang dilengkapi sakelar. Dengan perangkat tersebut, beberapa peralatan elektronik yang tersambung dapat diputus dari sumber listrik secara bersamaan.

Penggunaan smart plug atau pengatur waktu juga dapat diterapkan pada perangkat tertentu, seperti router Wi-Fi atau mesin kopi. Pengaturan tersebut dapat digunakan apabila perangkat tidak diperlukan sepanjang waktu.

Kebiasaan mencabut charger setelah digunakan juga dapat dilakukan. Charger yang tidak sedang digunakan tetapi masih terhubung ke stopkontak dapat tetap mengonsumsi daya dalam jumlah tertentu.

Selain itu, masyarakat dapat memilih perangkat elektronik yang memiliki label hemat energi. Perangkat juga perlu dipastikan benar-benar mati ketika tidak digunakan, bukan hanya berada dalam mode siaga. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

Baca Juga