adplus-dvertising

Heboh, Amin Rais Sebut Jokowi Otoriter

Mohamad Lukman Saputra, telisik indonesia
Minggu, 16 Agustus 2020
1594 dilihat
Heboh, Amin Rais Sebut Jokowi Otoriter
Amin Rais. Foto: Repro Liputan6.com

" Dalam literatur politik, Jokowi cukup lihai memainkan politik yang penampilanya itu demokratis tapi substansinya intinya otoriter. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Tokoh politik sekaligus penggagas Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais kembali mengeluarkan statement atau kritik kepada pemerintahan Presiden Jokowi.

Amien menyebut bahwa Presiden Jokowi menjalankan praktik politik secara otoritarianisme.

Pernyataan yang menyindir Jokowi ini di muat dalam video yang di posting pada channel Youtube Amien Rais Official.


Amien sapaannya, menyebut di negara otoritarianisme, praktik demokratis yang dijalankan  di awal akan berubah.

Namun menurutnya di Indonesia lebih parah karena Jokowi menjalankan politik pencitraan.

"Di Indonesia, otoriterisme itu jauh lebih parah kita menyaksikan pada kuartal pertama Jokowi jadi presiden, pada awalnya rakyat umumnya percaya akan ada perubahan signifikan bagi kehidupan rakyat namun harapan itu cepat kandas, mengapa?," ujarnya.

Baca juga: Dukung Peningkatan SDM Milenial, Menteri BUMN dan Rektor IPB Luncurkan Talenta Juara

Karena politik pencitraan (image building) terus saja dilakukan oleh  Jokowi sambil terus melakukan janji sosial, politik, ekonomi dan hukum yang terdengar merdu di telinga kebanyakan rakyat Indonesia.

"Dalam literatur politik, Jokowi cukup lihai memainkan politik yang penampilanya itu demokratis tapi substansinya intinya otoriter," imbuhnya, Sabtu (15/8/2020).

Senior PAN itu mengatakan, Jokowi menjalankan demokrasi illiberal, dimana kebebasan berbicara, berpendapat, dan juga berkumpul mulai dicurigai.

"Demokrasi yang dijalankan menjadi demokrasi illiberal, karena kebebasan berbicara, kebebasan berpendapat dan berkumpul mulai dicurigai," ungkap Amien.

Dia mengatakan, tangan masyarakat yang tak sejalan dengan rezim akan dipangkas.

"Tangan rezim otoriter sangat ringan memangkas tangan masyarakat yang tak sejalan dengan kemauan rezim yang sesungguhnya immoral dan illegitimate. Tetapi, berdasarkan contoh nasib rezim otoriter di dunia, otoritisme atau otoritarianisme pasti akan ambruk. Makar politik sebuah rezim otoriter tak ada artinya dengan makar Allah SWT," terangnya.

Reporter: Mohamad Lukman Saputra

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga