KENDARI, TELISIK, ID - Banyaknya perusahaan tambang yang mensuplay BBM jenis solar dari tempat yang tidak resmi, membuat Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Wilayah IV Sulawesi Tenggara geram.
Sekretaris Hiswana Migas DPC Wilayah IV Sultra, Fahd Atsur menjelaskan bahwa, saat ini tidak hanya perusahaan tambang ilegal yang mengambil minyak dari agen tidak resmi, tetapi ada juga beberapa perusahaan tambang resmi yang melakukan hal yang sama.
Untuk itu, Hiswana Migas meminta kepada pihak Kememterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), untuk segera menerbitkan regulasi yang mengatur perusahaan tambang, agar mengambil minyak melaui agen dan transportir resmi.
"Di Sulawesi Tenggara ada 15 agen resmi dan beberapa transportir yang telah terdaftar di Pertamina,” jelas Fahd Atsur kepada awak media di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (07/6/2020).
Baca juga: Kisah Sekolah Disabilitas di Kendari, Bangunannya Terbuat dari Bambu
