adplus-dvertising

Ia yang lebih kaya

Indarwati Aminuddin, telisik indonesia
Senin, 03 Februari 2020
1251 dilihat
Ia yang lebih kaya
Indarwati Aminuddin, SE, M.Sc, Ombudsman telisik.id

" Saya belajar, meskipun telah menjadi orang terkaya di dunia saya tak bisa melunasi utang itu. Pria itu lebih kaya dari saya. Ia mengajarkan saya, jangan menunggu kaya untuk memberi. Kita menciptakan kehidupan dari apa yang kita bagi dan berikan. "

Dalam perjalanan pulang setelah bertemu sahabat Syahril Lantoni dan istrinya, Kasmawati, saya iseng mengetik dua kata di google : Value... Life.

Mesin google kemudian menunjukkan puluhan ribu artikel yang relevan dengan dua kata ini. Separuh dari artikel adalah hasil studi, sebagian lagi kutipan bijak, dan lainnya adalah kisah kisah inspirasi. Saya memilih satu artikel yang dilengkapi foto Bill Gates, orang terkaya di dunia. 

Rupanya seseorang pernah bertanya ke Bill Gates, adakah orang di dunia ini yang lebih kaya darinya? 


Gates terdiam sejenak. "Ya ada, " jawabnya. Ia lalu bercerita, di masa lampau, di airport New York, ia mampir di sebuah kios dan melihat lihat koran. Saat hendak membelinya, ia sadar uangnya tak cukup. Si pemilik kios tampaknya tahu bila uang Gates tak cukup. Ia spontan berkata, "Ambil saja, koran itu untukmu."

Malu, Gates berkata, " Maaf tapi koin saya tak cukup. " Dan dibalas oleh penjual koran itu, " tak masalah, gratis untukmu. "

Tiga bulan berikutnya, Gates ke airport lagi dan kisahnya hampir sama. Ia tak punya uang untuk membeli koran. Si penjual kembali berkata, " ambil saja. Saya tak akan rugi. "

Sembilan belas tahun berikutnya, Gates telah menjadi orang terkaya di dunia. Ia mulai mencari penjual koran yang baik hati itu. Tapi tak ada lagi penjual koran di airport New York. Ia terus mencarinya dan akhirnya menemukan pria itu. 

Ia lalu bertanya, "apakah kamu masih mengingat saya? "

Pria itu takjub. " Wah... Kamu adalah Bill Gates.. "

Gates kemudian mengingatkan pria itu bahwa belasan tahun lalu ia pernah berhutang dua koran dan kini ia hendak membayarnya. Ia lalu meminta pria itu menyebutkan apapun yang diingatkannya dan pasti akan dikabulkan.  

Sejenak pria itu terdiam lalu tertawa keras. " Tampaknya kamu tak bisa mengimbangiku. "

Gates bingung. "Mengapa? "

Pria itu menjawab. " Saya memberikan koran itu ketika saya juga miskin. Dan Anda mau memberikan saya ketika Anda kaya."

Pertemuan itu memberikan pelajaran terbaik dalam hidup Gates. " Saya belajar, meskipun telah menjadi orang terkaya di dunia saya tak bisa melunasi utang itu. Pria itu lebih kaya dari saya. Ia mengajarkan saya, jangan menunggu kaya untuk memberi. Kita menciptakan kehidupan dari apa yang kita bagi dan berikan. "

Bill Gates adalah orang terkaya di dunia yang menghasilkan uang 5.5 juta rupiah perdetik. Kekayaannya saat ini dilaporkan sebesar 1.482 triliun. Ia tak hanya dikenal sebagai orang kaya sederhana, tapi juga salah satu dermawan di dunia ini. 

Cerita ini membuat saya merenung, betapa banyaknya orang baik --- bukan hanya satu orang!----di sekitar saya. Tiba tiba saya merasa jauh lebih beruntung di banding Gates. (*)

Artikel Terkait
Baca Juga