JAKARTA, TELISIK.ID - Para peneliti dari Minderoo-UWA Deep-Sea Research Centre, Australia, berhasil merekam video pertama seekor hiu di perairan Antartika yang selama ini dianggap terlalu dingin dan ekstrem untuk keberadaan predator seperti itu.
Penemuan ini terjadi pada Januari 2025, menggunakan kamera bawah laut yang ditempatkan di kedalaman sekitar 490 meter di dekat Kepulauan South Shetland, Semenanjung Antartika.
Hiu yang terekam memiliki panjang diperkirakan 3-4 meter dan bergerak sangat lambat, mirip dengan tank yang kikuk di dasar laut yang gelap dan tandus.
Spesies ini diduga adalah hiu tidur selatan (Somniosus antarcticus), yang sebelumnya hanya diketahui dari spesimen yang terdampar, tetapi belum pernah didokumentasikan di habitat aslinya di Samudra Selatan, dilansir dari CNN Indonesia, Minggu (22/2/2026).
Suhu air di lokasi tersebut hanya 1,27 derajat Celsius, mendekati titik beku, dan hampir tanpa cahaya matahari.
