KONAWE, TELISIK - Pembangunan proyek mega industri baru yang akan dilaksanakan di Kecamatan Routa, disinyalir bakal terkendala akses jalan menuju kawasan industri tambang tersebut.

Pasalnya, akses jalan menuju kawasan industri tambang bahan baku baterai lithium dengan nilai investasi awal sekira USD 60 miliar itu sangat susah dilalui kendaraan roda empat, apalagi untuk kendaraan besar.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengatakan, jalanan menuju ke kawasan industri Kecamatan Routa merupakan jalan provinsi, jadi ini domain dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara.

Katanya, industri baru disana (Routa) saat ini masih menjadi daerah penyanggah industri, namun ia akan mengusahakan agar Routa sebagai kawasan inti industri dan dapat berdiri sendiri. Karena bahan baku industri ada di Kecamatan Routa.

Baca juga: Menelisik Revitalisasi Tambak Jadi Hutan Mangrove Mantan Kapolri