adplus-dvertising

Jadi Mualaf, Gadis Ini Sempat Tak Kuat Jalani Puasa Pertama

Nurdian Pratiwi, telisik indonesia
Jumat, 15 April 2022
806 dilihat
Jadi Mualaf, Gadis Ini Sempat Tak Kuat Jalani Puasa Pertama
Marsia mengaku saat pertama kali menjalani puasa ramadan, ia sempat tak kuat dan jatuh sakit hingga lebih seminggu. Foto: Repro Pinterest

" Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat muslim di dunia. Selalu ada cerita istimewa di lalik bulan penuh suci tersebut "

KENDARI, TELISIK.ID - Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat muslim di dunia. Selalu ada cerita istimewa di lalik bulan penuh suci tersebut.

Seperti halnya kisah mualaf bernama Marsia Andra, saat menghadapi puasa pertamanya di bulan ramadan setelah menjadi seorang mualaf.

Marsia sendiri menjadi mualaf sejak duduk di bangku SMP, dan tahun 2022 ini merupakan ramadan keenamnya setelah dirinya memeluk Islam.


Menariknya, Marsia bercerita saat ia pertama kali menjalani puasa setelah memeluk Islam, Marsia sempat hampir menyerah dan tidak melanjutkan puasanya.

“Sempat drop dan sakit selama kurang lebih 10 hari karena puasa,” katanya, Jumat (15/4/2022).

Namun, karena Sang Ibu yang terus mendukung dan mendorongnya terus menerus, Marsia pun tak menyerah dan terus mencoba melanjutkan puasanya.

“Ibu selalu bilang gini, masa baru seminggu puasa udah sakit, lemah,” ungkapnya.

Karena perkataan Ibunya, Marsia pun menjadikan hal tersebut sebagai motivasi bagi dirinya untuk meneruskan niatnya.

Baca Juga: Legenda AC Milan Clarence Seedorf Jadi Mualaf Karena Sosok Cantik Ini

Selain itu, Gadis berusia 22 tahun itu mengaku, dengan berpuasa ia mendapatkan sebuah pembelajaran besar dalam hidupnya.

Seperti halnya, dengan berpuasa, Marsia bisa menahan diri untuk tidak bercerita hal-hal buruk bersama temannya dan tidak menunda-nunda salat, serta selama ramadan, ia juga bisa lebih sering berkumpul bersama keluarganya.

Baca Juga: Tertarik Pada Islam Sejak SMA, Dapat Hidayah Setelah Bertemu Calon Suami

“Yang biasanya jarang makan bersama, sekarang saya jadi bisa satu meja terus bersama keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, selama ini jika ia terlambat makan, penyakit maag yang dimilikinya akan kambuh, namun karena berkah ramadan hal tersebut tidak terjadi. (A)

Reporter: Nurdian Pratiwi

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga