KENDARI, TELISIK.ID – Tekanan ekonomi dan tuntutan hidup membuat sebagian perempuan muda di Kota Kendari mengambil jalan yang penuh risiko. Salah satunya adalah Nina (nama samaran), 21 tahun, secara terbuka mengaku menjalin hubungan asmara berdasarkan keuntungan finansial semata.
Saat ditemui di salah satu Coffe Shop di Kota Kendari, Nina menjelaskan bahwa apa yang ia lakukan berawal dari kebutuhan.
"Saya tidak bisa terus bergantung sama keluarga. Orang tua juga kesulitan ekonomi. Jadi saya mulai berpikir bagaimana caranya bisa dapat uang sendiri tanpa harus kerja capek dan dapat tekanan," ujar Nina, Selasa (6/5/2025).
Nina mengaku sejak usia 18 tahun, ia mulai menjalani hubungan dengan pria yang jauh lebih dewasa. Dalam hubungan tersebut, menurutnya, tidak ada keterlibatan perasaan yang mendalam. Ia menekankan segalanya dijalani atas dasar kesepakatan.
"Mereka juga tahu saya bukan cari cinta. Saya bilang dari awal. Kalau saya ingin dibantu secara materi dan feedbacknya saya temani mereka. Tidak ada unsur paksaan," ujarnya tenang.
