adplus-dvertising

Jenang Bu Jum, Paling Hits di Yogyakarta

Affan Safani Adham, telisik indonesia
Minggu, 07 Juni 2020
3158 dilihat
Jenang Bu Jum, Paling Hits di Yogyakarta
Jenang Bu Jum di Pasar Kranggan Yogyakarta yang menjual delapan aneka jenang. Foto: Affan Safani Adham/Telisik

" Kini ada jenang wortel campur jagung muda yang juga banyak disukai oleh pembeli. "

YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Bicara soal kuliner di Yogyakarta, seakan tak ada habisnya. Sejak dari mulai makanan pokok hingga camilan yang unik dan melegenda, ada di kota Yogyakarta.

Bahkan, karena kelezatannya itu, kemudian menjadi menu favorit para tokoh di Indonesia. Apalagi sekarang ini di era teknologi yang serba canggih, ketika suatu postingan muncul di sosial media, dipastikan langsung hits.

Salah satunya adalah jenang atau bubur. Kini sudah banyak penjual jenang di Yogyakarta yang menjadi incaran para pembeli.


Jika ingin mencicipi jenang-jenang ini, maka datanglah lebih awal. Oleh karena harus "berjuang" dengan antrean yang panjang.

Salah satunya adalah jenang Bu Jum di Pasar Kranggan, Yogyakarta. Jika di pasar yang lokasinya berdekatan dengan Tugu Yogyakarta ini ada penjual jenang yang sedang dikerumuni pembeli, maka Bu Jum adalah penjualnya.

Ada delapan macam jenang yang dijual Bu Jum, yakni sumsum, mutiara, ketan hitam, pati Garut, ngangkrang, ubi rambat rasa jahe, kacang hijau dan sebagainya.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Evakuasi Warga Kolaka yang Kapalnya Karam

Aneka jenang ini dijual seharga Rp 4 ribu untuk satu gelas plastik besar. Dan pembeli bebas memilih hendak mencampur berapa jenis jenang. "Bahkan delapan macam pun boleh," kelakar Bu Jum, sapaan akrabnya, Minggu (7/6/2020).

Awalnya, Bu Jum berjualan bubur sumsum dan mutiara secara keliling. Dan kemudian menetap di Pasar Kranggan.

Sudah sekitar 7-8 tahun dia berjualan jenang ini di Pasar Kranggan Yogyakarta. Setiap hari, sejak mulai dari pukul 07.00 WIB sampai habis. Kalau laris biasanya pukul 11.00 WIB sudah habis. Tetapi kalau hari biasa pas sepi pada pukul 13.00 WIB baru tutup. Dalam satu hari, Bu Jum bisa berjualan hingga 150 porsi.

Dia dibantu anaknya dalam memasak aneka jenang lezat ini. Awal mula berjualan aneka jenang, Bu Jum hanya coba-coba resep. Kemudian menemukan takaran yang pas untuk sejumlah jenang.

Bu Jum pun terus berkreasi dengan bahan baru untuk membuat aneka jenang tersebut.

"Kini ada jenang wortel campur jagung muda yang juga banyak disukai oleh pembeli," kata Bu Jum.

Baca juga: Tahapan Dilanjutkan 17 Juni, KPU Sultra Tunggu PKPU Pilkada

Kepada pembeli yang datang, maka Bu Jum akan selalu menanyakan jenis jenang apa saja yang diinginkan pembeli.

Karena antreannya cukup panjang, maka pembeli harus cepat menyebutkan jenang apa saja yang harus dicampur.

Soal rasa, tak perlu ditanyakan lagi. Kalau kata anak-anak milenial, rasanya juwarakkk. Aneka jenang yang gurih-manis ditambah guyuran santan kental, sangat pas.

Satu porsi jenang saja sudah cukup mengenyakangkan. Maka tak heran banyak yang suka.

Anda ingin mencobanya ketika berada di Kota Yogyakarta? Silakan datang sendiri ke Pasar Kranggan pada pagi hingga siang hari. Jangan sore, karena pasti sudah kehabisan.

Reporter: Affan Safani Adham

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga