PT Vale Siapkan Kelas Konservasi Cetak Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 05 Agustus 2026
0 dilihat
Peluncuran Kelas Konservasi PT Vale melibatkan pelajar dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kepedulian lingkungan di Luwu Timur. Foto: PT Vale Indonesia
" PT Vale Indonesia Tbk meluncurkan Kelas Konservasi bagi 50 pelajar SMA sederajat "

LUWU TIMUR, TELISIK.ID - PT Vale Indonesia Tbk meluncurkan Kelas Konservasi bagi 50 pelajar SMA sederajat untuk memperkuat kepemimpinan, konservasi, dan aksi lingkungan berkelanjutan di Luwu Timur.
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) meluncurkan Kelas Konservasi sebagai program pengembangan kapasitas bagi 50 pelajar SMA sederajat dari wilayah pemberdayaan di Kabupaten Luwu Timur. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 perusahaan sekaligus upaya memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kelas Konservasi diluncurkan di Kawasan Agrowisata Nanas Pondata, Kecamatan Wasuponda. Program ini mengintegrasikan pembelajaran mengenai konservasi lingkungan, kepemimpinan, praktik lapangan, kepenulisan, hingga ekonomi hijau sebagai bekal bagi peserta untuk menginisiasi berbagai aksi pelestarian lingkungan di daerahnya.
Chief Sustainability & Corporate Affairs PT Vale Indonesia, Budiawansyah, mengatakan tantangan keberlanjutan tidak hanya membutuhkan inovasi teknologi maupun kepatuhan terhadap regulasi. Menurutnya, masa depan lingkungan juga bergantung pada hadirnya generasi muda yang memiliki kepedulian dan kesiapan menjadi penggerak perubahan.
"Output dari kegiatan ini adalah para siswa dapat menjadi duta lingkungan yang mandiri. Mereka tidak hanya belajar secara normatif di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan yang ditanamkan sejak awal. Kami berharap mereka mampu menjadi generasi muda yang memberikan contoh, gagasan, dan inspirasi bagi masyarakat maupun teman-teman sebayanya," ujar Budiawansyah dalam keterangan resmi, Kamis (24/8/2026).
Baca Juga: HUT Ke-58 PT Vale, Hilirisasi Nikel dan Program Keberlanjutan di Morowali Terus Diperkuat
Ia menjelaskan, Kelas Konservasi dirancang sebagai ruang belajar yang menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan pengalaman lapangan. Selama mengikuti program, para peserta akan mempelajari konservasi keanekaragaman hayati, perubahan iklim, rehabilitasi ekosistem, pengelolaan sampah berbasis ekosistem, serta praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Selain materi mengenai lingkungan, peserta juga akan memperoleh pembekalan kepemimpinan, komunikasi, kepenulisan, dan penyusunan proyek sosial. Dengan pendekatan tersebut, PT Vale berharap peserta tidak hanya memahami berbagai isu lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi dan membangun kolaborasi di tengah masyarakat.
Budiawansyah mengatakan perusahaan berharap program tersebut menjadi investasi sosial yang memberikan manfaat dalam jangka panjang melalui tumbuhnya budaya konservasi di kalangan generasi muda.
"Harapan kami sederhana, program ini menjadi sebuah legacy. Kepedulian terhadap upaya konservasi tidak dimulai ketika seseorang telah dewasa, tetapi dibangun sejak dini hingga menjadi bagian dari karakter. Masa remaja merupakan periode yang penuh kreativitas, semangat, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Karena itu, kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, berkreasi, dan berkontribusi bagi lingkungan mulai sekarang," katanya.
Program Kelas Konservasi akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2026 melalui kombinasi pembelajaran daring dan luring. Selama empat bulan, peserta akan mengikuti orientasi, sesi pembelajaran, kunjungan lapangan, penyusunan mini project, pelatihan kepenulisan, hingga seminar akhir sebagai wadah mempresentasikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan di wilayah masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, PT Vale menggandeng akademisi, praktisi, dan tenaga ahli internal perusahaan untuk memperkaya proses pembelajaran. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: PT Vale Bukukan Kinerja Kuat di Triwulan II 2026, Produksi Nikel Meningkat dan Laba Melonjak
Kepala Desa Tabarano, Rimal Manukallo, menyambut baik peluncuran program tersebut. Menurutnya, Kelas Konservasi menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman langsung kepada pelajar mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
"Program seperti ini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk belajar langsung tentang lingkungan dan konservasi. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor yang membawa perubahan positif di masyarakat, khususnya di Luwu Timur," ujarnya.
Melalui Kelas Konservasi, PT Vale menegaskan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, tetapi juga melalui investasi pada pengembangan sumber daya manusia.
Perusahaan berharap program tersebut dapat melahirkan generasi penggerak keberlanjutan yang mampu menjadi duta lingkungan, memperkuat kolaborasi di tingkat komunitas, serta menginisiasi berbagai aksi konservasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan di Luwu Timur. (D-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS