adplus-dvertising

Jokowi Rencana Bubarkan 18 Lembaga, Ini Peringatan Ketua MPR

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Selasa, 14 Juli 2020
892 dilihat
Jokowi Rencana Bubarkan 18 Lembaga, Ini Peringatan Ketua MPR
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto: Ist.

" Pemerintah harus mengkaji dan mengevaluasi urgensi dari dibentuknya 18 lembaga itu, sehingga dalam rencana pembubarannya sudah melalui pertimbangan yang matang dan dapat meminimalisir resiko perlawanan rakyat terhadap putusan yang diambil. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden, Joko Widodo kabarnya akan membubarkan 18 lembaga di bawah kementerian dalam waktu dekat.

Rencana pembubaran 18 lembaga itu telah disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan-RB), Tjahjo Kumolo, pada Selasa (14/7/2020).

Meski sudah disampaikan, Menpan-RB enggan merinci lembaga-lembaga apa saja yang akan dibubarkan oleh orang nomor satu di bangsa ini, karena harus dilakukan kajian mendalam terkait rencana tersebut.


Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan, rencana pembubaran 18 lembaga oleh Presiden Jokowi itu untuk mengurangi beban anggaran negara di tengah pandemi virus COVID-19. Meski begitu, Bambang Soesatyo menyarankan agar pemerintah terlebih dahulu melakukan kajian serta evaluasi urgensi dari dibentuknya lembaga-lembaga tersebut.

"Pemerintah harus mengkaji dan mengevaluasi urgensi dari dibentuknya 18 lembaga itu, sehingga dalam rencana pembubarannya sudah melalui pertimbangan yang matang dan dapat meminimalisir resiko perlawanan rakyat terhadap putusan yang diambil," kata Bambang Soesatyo.

Baca juga: Politisi PKB Setuju Wacana Pembubaran Puluhan Lembaga Negara

Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah terlebih dulu memberikan solusi sebelum membubarkan lembaga-lembaga tersebut, karena ada ratusan hingga ribuan pegawai yang bekerja di sana. Bahkan, keputusan pembubaran itu disaat negara sedang dilanda COVID-19.

"Pemerintah memberikan solusi penyelamatan yang baik terhadap seluruh pegawai yang bekerja di 18 lembaga tersebut, agar tidak kehilangan mata pencaharian terlebih lagi di tengah situasi pandemi COVID-19, karena cukup sulit untuk mencari pekerjaan baru," pintanya.

"Mengingat pembubaran 18 lembaga tersebut dilakukan untuk efisiensi anggaran, dan anggaran yang semula diperuntukkan bagi 18 lembaga negara itu dapat dialokasikan ke kementerian atau lembaga lain yang membutuhkan untuk hasil kerja lebih optimal," tambahnya.

Olehnya itu, politisi yang akrab disapa Bamsoet ini menyarankan agar lembaga-lembaga di bawah kementerian harus meningkatkan kinerjanya untuk mencapai target yang diharapkan bersama.

"Seluruh Kementerian atau lembaga yang ada saat ini dapat meningkatkan kinerja di masing-masing instansi, guna mencapai target pembangunan yang sudah ditetapkan," tutup Bamsoet.

Reporter: Rahmat Bin Ayyub

Editor: Kardin

Baca Juga