adplus-dvertising

Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Kapal Layani Korban Gempa Sulbar

Marwan Azis, telisik indonesia
Rabu, 20 Januari 2021
855 dilihat
Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Kapal Layani Korban Gempa Sulbar
KRI dr. Soeharso-990 (SHS-990). Foto: dok TNI Angkatan Laut

" Pihak TNI turut membantu satu Rumah Sakit Kapal dari Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 (SHS-990) dari Komando Armada II (Koarmada II) Surabaya yang sudah menuju Mamuju. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempersiapkan dua pusat layanan kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pasca gempa M6,2 di Sulbar.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Pusat Krisis Kemenkes Dr. Budi Sylvana bahwa dua pusat pelayanan kesehatan yang tersedia antara lain Rumah Sakit Kapal dan Puskesmas.

“Dua pusat layanan kesehatan yang dapat digunakan masyarakat yaitu Rumah Sakit Kapal dan Puskesmas,” kata Budi dalam keterangan persnya yang diterima Telisik.id Rabu (20/1/2021).


Budi mengungkapkan, pihak TNI turut berperan dalam pengoperasian Rumah Sakit Kapal yang digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat terdampak.

"Pihak TNI turut membantu satu Rumah Sakit Kapal dari Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 (SHS-990) dari Komando Armada II (Koarmada II) Surabaya yang sudah menuju Mamuju," ujar Budi.

Budi juga menambahkan ada tambahan satu rumah sakit terapung dari Airlangga Surabaya.

Baca juga: Jokowi Kunjungi Posko Pengungsian Korban Gempa Mamuju

“Ada tambahan lagi satu rumah sakit terapung dari Airlangga Surabaya sehingga hari ini mudah-mudahan sudah sampai dan dapat segera dioperasikan untuk pelayanan kesehatan,” harapnya.

Budi juga menjelaskan bahwa tiga puskesmas yang ada di Kabupaten Mamuju telah mulai kembali beroperasi.

“Awalnya memang semua Puskesmas tidak ada pelayanan, namun hari keempat kemarin alhamdulillah semua puskesmas sudah melaksanakan fungsi-fungsinya dengan baik sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat terdampak mulai dapat terlaksana dan diharapkan terus berjalan secara optimal,"  tuturnya.

Ia menambahkan pelayanan rumah sakit, total dari empat rumah sakit yang ada di Kabupaten Mamuju, hanya dua rumah sakit yang dapat beroperasi, yaitu Rumah Sakit Regional dan Rumah Sakit Bhayangkara.

Saat ini Kemenkes tetap mengatur kebutuhan tenaga dokter ahli di Provinsi Sulawesi Barat sehingga mampu memenuhi layanan kesehatan pascabencana gempa tersebut," pungkasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga