DPK Sultra Gelar Bimtek Kepenulisan dan Dorong Lahirnya Karya Literasi Berbasis Kearifan Budaya Lokal

Jhon La Randi, telisik indonesia
Sabtu, 25 Juli 2026
0 dilihat
DPK Sultra Gelar Bimtek Kepenulisan dan Dorong Lahirnya Karya Literasi Berbasis Kearifan Budaya Lokal
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal. Foto: La Randi/Telisik

" Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat sekaligus mendokumentasikan kekayaan budaya daerah melalui karya tulis "

KENDARI, TELISIK.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat sekaligus mendokumentasikan kekayaan budaya daerah melalui karya tulis.

Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara dan dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Usnia, A.Md.Keb., S.KM., M.KM.

Usnia menekankan pentingnya para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali ilmu dan pengalaman dari para narasumber yang dihadirkan.

Menurutnya, tema kepenulisan berbasis budaya lokal sangat relevan, mengingat Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan tradisi, adat istiadat, bahasa daerah, serta berbagai bentuk kearifan lokal yang perlu didokumentasikan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Baca Juga: Kuota SPMB SNT Buton Tengah Baru Terisi 14 dari 80, Pendaftaran Ditutup 27 Juli

"Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber dan menghasilkan karya-karya yang mampu mengangkat budaya lokal Sulawesi Tenggara kepada masyarakat luas," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).

Narasumber dalam kegiatan ini, Dr. La Ode Taalimu, S.Pd., M.Hum., menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek kepenulisan menjadi langkah strategis untuk memperkaya sumber bacaan masyarakat yang berkaitan dengan budaya lokal.

Ia menilai bahwa kehadiran 75 peserta berpotensi melahirkan sedikitnya 75 judul karya tulis yang mengangkat budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang dimiliki berbagai suku bangsa di Sulawesi Tenggara.

"Dengan adanya bimtek seperti ini, harapannya ke depan akan semakin banyak bahan bacaan masyarakat yang berkaitan dengan budaya lokal," kata La Ode Taalimu kepada telisik.id.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi program rutin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara. Tetapi, juga mampu memicu gerakan bersama yang melibatkan masyarakat, generasi muda, akademisi, praktisi, hingga budayawan untuk aktif menulis dan mendokumentasikan kekayaan budaya daerah.

"Harapan kami, ini bukan hanya menjadi program dinas semata, tetapi menjadi gerakan bersama. Semakin banyak masyarakat yang menulis, maka semakin banyak pula sumber bacaan yang tersedia di perpustakaan dan dapat diakses oleh masyarakat luas," tambahnya.

Baca Juga: Seluruh Organ DPC PERADI Kendari Resmi Dilantik, Sediakan Bantuan Hukum Gratis hingga Pengawasan Kode Etik

Taalimu juga menyoroti salah satu tantangan terbesar dalam pelestarian budaya saat ini, yakni masih terbatasnya artikel, naskah, maupun referensi tertulis yang mendokumentasikan kekayaan budaya lokal.

Akibatnya, banyak informasi mengenai tradisi dan kearifan lokal yang belum terdokumentasi secara baik dan berisiko hilang seiring perkembangan zaman.

Menurutnya, melalui kegiatan Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal ini, tantangan tersebut dapat mulai dijawab melalui lahirnya berbagai karya tulis yang menjadi referensi bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem literasi berbasis budaya lokal di Sulawesi Tenggara, sekaligus mendorong pelestarian warisan budaya daerah melalui dokumentasi yang lebih sistematis dan mudah diakses oleh publik. (B)

Penulis: La Randi

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga