adplus-dvertising

Keunikan Lava Bantal, Salah Satu Geowisata di Yogyakarta

Affan Safani Adham, telisik indonesia
Selasa, 04 Agustus 2020
4675 dilihat
Keunikan Lava Bantal, Salah Satu Geowisata di Yogyakarta
Obyek wisata Lava Bantal yang sudah terbentuk sejak masa yang lampau. Foto: Affan Safani Adham/Telisik

" Saat ini, sudah terdapat konblok yang dipasang di sekeliling lokasi wisata sehingga para pengunjung dapat dengan nyaman menikmati aktivitas yang bisa dilakukan di lokasi ini. "

YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Siapa sangka, ternyata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki daya tarik dan keindahan yang unik dan berbeda dari obyek wisata alam pada biasanya.

Masih banyak jenis wisata lainnya yang dapat dikunjungi di Yogyakarta. Seperti bermacam pantai di area selatan, bermacam spot foto dan gardu pandang, museum-museum dan obyek-obyek wisata lainnya.

Kekayaan pariwisata di Yogyakarta ini juga didukung dengan berbagai fasilitas wisata yang bisa bermanfaat bagi para wisatawan.


Fasilitas wisata tersebut biasanya meliputi transportasi dan akomodasi seperti paket wisata, rental mobil wisata, rental motor, rental bus pariwisata, penginapan, homestay dan hotel. Berbagai fasilitas ini juga ditawarkan dengan harga yang bervariasi sehingga para wisatawan bisa memilih sesuai dengan keinginan mereka.

Obyek wisata yang ada di Yogyakarta adalah Lava Bantal. Merupakan salah satu Geoheritage atau Geowisata yang terdapat di Yogyakarta. Lokasinya terletak di Jalan Berbah-Prambanan, Jragung, Kalitirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Geowisata seperti Lava Bantal ini adalah obyek wisata yang terbentuk setelah adanya kejadian tertentu di alam. Misalnya gunung meletus, gempa bumi dan kejadian alam lainnya, yang setelah terjadinya membuat perubahan bentuk struktur, tumbuhnya tanaman dan efek lainnya pada suatu tempat yang tidak terjadi pada saat sebelum kejadian alam tersebut.

Baca juga: Berdiri di Atas Teluk, Mesjid Al Alam Kendari Jadi Pilihan Berakhir Pekan

Obyek-obyek wisata sejenis Lava Bantal lainnya juga terdapat di Yogyakarta seperti Bukit Klangon Merapi, Gumuk Pasir Parangkusumo dan beberapa pantai di Yogyakarta.

Obyek wisata Lava Bantal ini terbentuk sudah sejak masa yang lampau. Nah, bagaimana sih keunikan obyek wisata Lava Bantal Berbah ini?

Wisata Lava Bantal adalah obyek wisata yang terbentuk alami akibat kejadian alam. Dalam hal ini, terbentuk setelah meletusnya gunung api bawah laut dan laharnya beku kemudian berbentuk bantal karena langsung beraksi dengan air laut. Lava Bantal ini diyakini sudah terbentuk sejak 60 juta tahun yang lalu.

Sampai saat ini, obyek wisata Lava Bantal Berbah masih diteliti oleh tim dari beberapa universitas untuk diketahui lebih banyak lagi informasi terkait asal-usulnya. Namun, bukan hanya tim peneliti saja. Obyek wisata ini juga sudah ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

Sejak dibuka pada tahun 2016 yang lalu sebagai obyek wisata, lokasi ini memang tidak seramai obyek-obyek wisata lainnya di Yogyakarta. Namun, akhir-akhir ini pengunjung sudah mulai mendatangi wisata Lava Bantal ini dengan jumlah yang berkali lipat dibanding pada saat pertama kali dibuka.

Lava Bantal adalah bantaran sungai yang mengalir deras dan di sisi kanan-kirinya terdapat batuan yang berbeda warna antara satu sisi dan sisi lainnya. Batuan ini berbentuk bantal yang bertumpuk-tumpuk sehingga menjadi sebuah pemandangan dengan keunikan tersendiri.

Pengelola obyek wisata ini, seperti dijelaskan Sarjono, sudah membangun lokasi wisata agar semakin ramah untuk dikunjungi.

Baca juga: Tanjung Buaya, Wisata Unggulan Baru di Buteng

"Saat ini, sudah terdapat konblok yang dipasang di sekeliling lokasi wisata sehingga para pengunjung dapat dengan nyaman menikmati aktivitas yang bisa dilakukan di lokasi ini," papar Sarjono, Selasa (4/8/2020).

Seperti halnya wisata Kali Suci, salah satu aktivitas yang menjadi atraksi menantang di lokasi ini adalah tubing. Dengan menggunakan ban, para pengunjung diajak menyusuri sungai Lava Bantal yang berarus lumayan deras dan rute arus yang berliku, bahkan naik dan turun.

Selain itu, pengunjung juga bisa sekadar bermain air dan bersantai di fasilitas-fasilitas yang telah dibangun oleh pihak pengelola.

"Sejak tahun 2016 lalu, fasilitas ini sudah semakin baik dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung," kata Sarjono tentang pengelolaan Wisata Lava Bantal.

Setiap Minggu malam, pihaknya selalu kerja bakti membersihkan tempat tersebut.

Sarjono dan pengelola Wisata Lava Bantal punya mimpi, suatu hari nanti mereka bakal memiliki peralatan tubing sendiri. Karena hingga sekarang ini semua peralatan itu masih menyewa.

Reporter: Affan Safani Adham

Editor: Kardin

Baca Juga