Kilang Minyak di Balongan Terbakar, DPR Rencana Bentuk Panja Khusus

Marwan Azis, telisik indonesia
Selasa, 30 Maret 2021
0 dilihat
Kilang Minyak di Balongan Terbakar, DPR Rencana Bentuk Panja Khusus
Kebakaran di kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jabar (29/3/2021). Foto: Repro Kompas

" Kita kaget dan prihatin dengan kejadian kebakaran ini. Jadi, kita akan evaluasi, ini masalah serius, kita akan panggil Direktur Pertamina dan bila perlu kita dorong pembentukan panja khusus investigasi, agar musibah sejenis tidak terjadi. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Insiden kebakaran kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jabar kemarin mendapat perhatian dari parlemen.

Anggota DPR RI Komisi VII Nurhasan Zaidi mengutarakan keprihatinannya atas peristiwa ledakan kilang minyak di Balongan.

Menurutnya, dalam industri perminyakan dan gas, harusnya semua sudah dipastikan zero accident, standar operasionalnya harus ketat dan dan tidak bisa ditawar untuk semua pihak.

Berdasarkan sejumlah pemberitaan, diketahui bahwa setidaknya 4 orang warga yang melintas menjadi korban mengalami luka bakar dan dievakuasi ke RSUD setempat.

Baca juga: Buruan, Mulai April Perpanjangan SIM Cukup dari Ponsel

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar kilang juga dilaporkan telah direlokasi ke Pendopo Kabupaten Indramayu, dan sebagian ke Islamic Centre Indramayu.

“Kita kaget dan prihatin dengan kejadian kebakaran ini. Jadi, kita akan evaluasi, ini masalah serius, kita akan panggil Direktur Pertamina dan bila perlu kita dorong pembentukan panja khusus investigasi, agar musibah sejenis tidak terjadi,” tegasnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (30/3/2021).

Politisi PKS ini juga mendesak Pertamina dan pemerintah mengambil langkah-langkah yang cepat untuk mengatasi dampak dari peristiwa tersebut terutama penanganan korban yang mayoritas warga sekeling kilang serta pemulihan kondisi termasuk antisipasi menjalarnya kebakaran.

“Kita semua tau bahwa balongan adalah kilang yang sangat vital bagi industri minya mentah Indonesia, kejadian ini jadi refleksi dari sistem pengelolaan industri minyak kita, sekarang saat yang tepat untuk berbenah,” pungkasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga