adplus-dvertising

Ribut Cuitan Ferdinand Allahmu Lemah, Mahfud MD: Kalau Gus Dur Bilang, Allah Tak Perlu Dibela

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Jumat, 07 Januari 2022
685 dilihat
Ribut Cuitan Ferdinand Allahmu Lemah, Mahfud MD: Kalau Gus Dur Bilang, Allah Tak Perlu Dibela
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanan, Mahfud MD. Foto: Repro Okezone

" Pernyataan Mahfud disampaikan lewat akun Twitter miliknya. Mahfud menegaskan Allah tidak lemah "

JAKARTA, TELISIK.ID - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD ikut berpendapat soal gaduhnya cuitan dari eks politikus Ferdinand Hutahaean soal 'Allahmu lemah'.

Mahfud mengatakan, pernyataan Gus Dur itu menegaskan bahwa Allah Maha Kuat.

Pernyataan Mahfud disampaikan lewat akun Twitter miliknya. Mahfud menegaskan Allah tidak lemah.


"Allah tdk lemah. Kalau Gus Dur bilang "Allah tak perlu dibela" justeru mnrt Gus Dur krn Allah maha kuat shg tak perlu dibela dgn kekerasan dan brutal. Bnyk dalilnya, misalnya, Qur'an Surat Alhajj ayat 74: Innallah qowiyyun aziiz, "Sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa"," tulis Mahfud, seperti dilihat Telisik.id di akun twitter @Mohmahfudmd, Jumat (7/1/2021).

Saat ini memang ramai diperbincangkan mengenai cuitan 'Allahmu ternyata lemah' Ferdinand Hutahaean. Ferdinand kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri atas cuitannya tersebut.

Baca Juga: Jaringan Media Siber Indonesia Sah Jadi Konstituen Dewan Pers

Atas ramainya kasus tersebut, Ketua PP GP Ansor Luqman Hakim meminta cuitan 'Allahmu ternyata lemah' Ferdinand Hutahaean tak disamakan dengan pernyataan Gus Dur. Luqman mengatakan Gus Dur tak pernah menghakimi Tuhan yang diyakini seseorang keadaannya lemah sehingga harus dibela.

Baca Juga: Ramai-Ramai Minta Ferdinand Hutahaean Ditangkap Usai Sebut "Allahmu Lemah"

"Menurut saya, cuitan Ferdinand Hutahaean 'Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela...' tidak sama dg kalimat Gus Dur yang pernah bilang 'Tuhan Tidak Perlu Dibela'. Gus Dur sama sekali tidak menghakimi bahwa Tuhan yang diyakini seseorang keadaannya lemah, harus dibela. Gus Dur justru menegaskan Tuhan tidak perlu dibela karena Tuhan Maha Kuat dan Kuasa," kata Luqman dalam keterangan tertulis, dilansir detik.com.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri meningkatkan status penanganan perkara dugaan ujaran kebencian bernuansa SARA pegiat media sosial Ferdinand Hutahean menjadi penyidikan.

Dalam hal ini, artinya penyidik kepolisian menduga ada pelanggaran tindak pidana dalam peristiwa yang dilaporkan.

"Hasil gelar perkara memutuskan menaikkan kasus dari penyelidikan menjadi penyidikan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, dilansir Cnnindonesia.com. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali 

Baca Juga