KENDARI, TELISIK.ID - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara, Siti Saleha, mengancam akan mencabut izin agen penyalur elpiji 3 kilogram jika terbukti memainkan harga.
Hal tarsebut dikarena harga elpiji 3 kg di Kota Kendari masih mencekik. Hingga kini, gas melon ini masih dibanderol Rp 35 ribu s.d Rp 40 ribu di tingkat pengecer. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET)-nya hanya Rp 17.900.
Kepala Dinas Disperindag Sultra, Siti Saleha, mengaku telah mendapatkan laporan adanya lonjakan harga yang cukup signifikan terhadap kenaikan gas elpiji 3 kg.
“Saya mendapatkan laporan dari masyarakat dan tim kami sudah bergerak mencari alasan-alasan hal itu terjadi,” tuturnya kepada awak media, Senin (28/6/2020).
Baca juga: Harga Gas Elpiji 3 Kilogram Capai Rp 50 ribu
