adplus-dvertising

Mengenal Agus Tandur, Coach Bertangan Dingin Sukses Kalahkan Tim Raksasa NTT

Berto Davids, telisik indonesia
Rabu, 21 September 2022
1561 dilihat
Mengenal Agus Tandur, Coach Bertangan Dingin Sukses Kalahkan Tim Raksasa NTT
Coach Agus Tandur saat melatih Persim Manggarai di Stadion Golodukal Ruteng. Foto: Ist.

" Coach Agus memulai tanggung jawabnya bersama Persim Manggarai sejak ETMC tahun 2005. Kala itu ia masih duduk di bangku asisten menemani Coach Sukron "

MANGGARAI, TELISIK.ID - Julukan Raksasa NTT pantas disematkan pada PSN Ngada. Dijagokan atau tidak, tim yang satu ini memang sudah ditakdirkan menjadi kampiun sepak bola, apalagi mereka sering menjuarai turnamen-turnamen besar di NTT.

Dari segi kekompakan tim, kualitas pemain hingga taktik yang dibangun di atas rumput hijau, tim yang berasal dari wilayah Flores Barat ini nyaris tak pernah kandas di awal turnamen.

Jadi, jangan sering bertaruh lebih dengan lawan PSN Ngada di setiap turnamen. Sudah pasti jika mereka datang, mereka pasti mampu berbicara banyak.


Tetapi apa yang terjadi, tidak semua prediksi itu benar. Sepak bola bukan matematika, kepastian hasil akhir hanya bisa ditentukan di atas lapangan.

Seperti yang terjadi pada Selasa 20 September 2022, Raja Bola NTT terpaksa harus mengakui kehebatan Persim Manggarai kala keduanya bentrok di 16 besar turnamen kualifikasi liga 3 ETMC Lembata.

Tinggal selangkah lagi menuju babak 8 besar, PSN harus hancur lebur di tanah Lembata.

Jika berbicara tentang PSN Ngada, memang sangat sulit untuk dijinakkan. Tim yang pernah diutus Pemprov NTT ke Divisi 2 Liga Indonesia itu memiliki segudang pengalaman bertempur di kompetisi besar.

Hampir setiap generasi, PSN Ngada melahirkan bakat-bakat pesepak bola terbaru yang pola permain tak kalah jauh dari pendahulunya.

Karena itu tak mengherankan jika ada tim yang berhasil menumbangkan Raja Bola NTT ini, maka layak disebut tim besutan tangan dingin, sebab hal tersebut tak terlepas dari kontribusi seorang coach/manager dalam meracik taktik dan mengatur pola permainan.

Saat ini memang banyak coach-coah hebat bermunculan. Bahkan beberapa dari mereka hadir sebagai guru yang bermodalkan pengalaman dan pengetahuan tentang sepak bola.

Baca Juga: Sosok Rasuna Said, Pahlawan Nasional Mantan Jurnalis

Melatih dan menjadi pemain merupakan dua hal yang berbeda. Namun dalam hal ini ada sejumlah coach yang pandai meracik tim ketimbang harus berlari dan menjadi pemain untuk mengikuti instruksi.

Menjadi seorang coach hebat pasti butuh waktu. Tidak bisa langsung tenar dengan meraih piala. Mereka harus melewati beberapa tahap untuk kemudian mendapat pengalaman dan kepercayaan agar bisa menerapkan apa yang telah didapat selama menimba ilmu menjadi sang juru taktik.

Dalam satu dekade terakhir di turnamen ETMC ada beberapa nama coach yang pantas menjadi sorotan. Mereka yang telah memberi dampak signifikan pada tim yang dibesutnya dianggap sebagai yang terbaik saat ini.

Sebut saja Coach Agustinus Tandur. Pria kelahiran Waembeleng, 18 November 1974 ini merupakan salah satu coach sepak bola yang berhasil membawa timnya mengalahkan Raksasa NTT PSN Ngada.

Ia mampu memberikan yang terbaik untuk anak asuhnya Persim Manggarai di partai 16 besar turnamen ETMC Lembata.

Berkat bimbingannya itu, Agus Tandur dijuluki coach bertangan dingin oleh para pencinta si kulit bundar.

Jika ditelisik dari awal, Coach Agus memulai tanggung jawabnya bersama Persim Manggarai sejak ETMC tahun 2005. Kala itu ia masih duduk di bangku asisten menemani Coach Sukron.

Selain sebagai tuan rumah, saat itu Persim mampu menerapkan taktik yang diberikan oleh Coach Sukron dan asistennya Agus Tandur hingga lolos ke partai final dan keluar sebagai jawara setelah berhasil mengalahkan tim kuat PSN Ngada.

Dari situlah debut pengalaman Agus mengalahkan tim Raksasa NTT mulai menggema dimana-mana hingga pada tahun 2009 ia ditarik oleh Persematim Manggarai Timur menjadi Head Coach (Pelatih Kepala).

Bersama Persematim, Agus mulai mengukir prestasi gemilang. Ia pun mampu membawa tim berjuluk Lawe Lujang itu sampai ke posisi runner up ETMC Ngada.

Berlanjut ke tahun 2010, Agus lagi-lagi mampu membawa Persematim Manggarai Timur menjadi jawara Pordafta di Kabupaten Sikka dan juara 4 di ETMC Kupang.

Prestasi gemilang Agus pun rupanya tak berhenti sampai disitu. Pada tahun 2013 sampai tahun 2017 ia dipercayai untuk melatih Persamba Manggarai Barat sebagai Head Coach.

Terbukti prestasi yang diukir Agus bersama Persamba mampu membuat namanya menjadi besar.

Pasalnya, tatkala mengasuh Persamba, Agus kerap kali membawa timnya mengalahkan Raksasa NTT PSN Ngada hingga menjuara ETMC Manggarai Barat tahun 2013, finish di perempat final ETMC Sikka dan juara 4 Piala Gubernur tahun 2016.

Barulah pada tahun 2021 dan 2022 ini Agus dipercayai untuk kembali ke Persim Manggarai sebagai manager tim.

Setahun bersama Persim, Agus lagi-lagi mampu menunjukkan kegigihannya mengalahkan tim sekelas Raksasa NTT PSN Ngada di babak 16 besar turnamen ETMC Lembata.

Baca Juga: Sosok Azyumardi Azra, Ketua Dewan Pers Peraih Gelar 'Sir' Pertama dari Kerajaan Inggris

Diwawancarai Telisik.id, Agus mengaku bahwa kemenangan Persim Manggarai atas PSN Ngada merupakan keberhasilan semua orang yang mendoakan perjalanan Persim di Lembata terlepas dari julukan tangan dingin yang disematkan untuk dirinya.

Dikatakan Agus, semua coach pasti memiliki cara berbeda untuk mengasuh anak didiknya, tergantung bagaimana ia dapat meramu tim dengan baik.

"Kalau levelnya PSN Ngada saya sudah tahu persis budaya mainnya. Kami sering kali bertemu di ETMC waktu saya masih mengasuh Persamba Manggarai Barat dulu. Mereka memang dikenal dengan sepak bola menyerang yang sangat baik. Coach yang tak punya taktik ajaib pasti akan kewalahan menghadapi PSN Ngada. Tetapi saya sudah paham dengan cara-cara mereka bermain" tutur Agus.

Sementara itu melalui cuitan media sosial tak sedikit warganet yang membanggakan Agus.

Sosok yang sudah malang melintang menjadi coach sepak bola ini dibanggakan oleh masyarakat Kabupaten Manggarai pada umumnya.

Meski masih ada sedikit warganet yang membuli Agus karena banyak membawa pemain luar Manggarai untuk memperkuat Persim di Lembata, tetap saja nama Agus diagung-agungkan oleh pencinta si kulit bundar.

Saat ini Persim tengah menghadapi performa terbaik untuk menjalani laga selanjutnya menghadapi Sabu Raijua di babak 8 besar turnamen ETMC Lembata di Stadion Gelora 99. (A)

Penulis: Berto Davids

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga