adplus-dvertising

Menkumham dan Perwira Polri Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik

Ones Lawolo, telisik indonesia
Rabu, 03 Februari 2021
2898 dilihat
Menkumham dan Perwira Polri Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik
Menkumham Yasonna Laoly ikut diseret dalam kasus pencemaran nama baik yang melibatkan warga asal China. Foto: Repro Google.com

" Dia menakut-nakuti saya dengan menyeret nama oknum Polri dan Menkumham, setelah saya laporkan dia ke Polda Sumut. Dalam group itu, Criez Lim menuliskan bahwa M Sitorus pasti seganlah kepada Menkumham. "

MEDAN, TELISIK.ID - Kasus pencemaran nama baik yang melibatkan warga China, So Tiong Lim, terus berlanjut di Polda Sumatera Utara (Sumut). Kasus ini meluas dan menyeret nama oknum mantan perwira Polri dan menteri.

Berdasarkan data yang diperoleh Telisik.id, Rabu (3/1/2021), terlapor Criez Lim menyeret nama oknum Polri yakni mantan Wasidik berinisial M Sitorus melalui group WhatsApp Immortal Taosit.

Kemudian, Criez Lim juga menyeret nama Menkumham dengan melampirkan foto mereka bertiga, yang salah satunya mirip Menkumham Yasonna Laoly.


Menurut keterangan So Tiong Lim kepada Telisik.id, nama oknum mantan perwira Polri dan menteri ditulis oleh Criez Lim melalui grup WhatsApp. Nama keduanya muncul setelah Criez Lim dilaporkan terkait penecamaran nama baik oleh So Tiong Lim.

"Saya diserang melalui komunitas grup media sosial facebook Buddha Dhamma Sangha dan juga di dalam group WhatsApp Immortal Taosit. Dalam group WhatsApp itu, nama oknum mantan perwira Polri dan menteri dibawa-bawa," ujarnya.

Menurutnya, nama oknum Polri dan menteri dibawa-bawa oleh Criez Lim untuk membuat So Tiong Lim gentar. Karena So Tiong Lim telah melaporkan Criez Lim dalam kasus pencemaran nama baik di Polda Sumatera Utara.

Baca juga: Presiden Jokowi Dipastikan Hadir pada Hari Pers Nasional 2021.

"Dia menakut-nakuti saya dengan menyeret nama oknum Polri dan Menkumham, setelah saya laporkan dia ke Polda Sumut. Dalam group itu, Criez Lim menuliskan bahwa M Sitorus pasti seganlah kepada Menkumham," kata So Tiong Lim.

Laporan tersebut didasari postingan Criez Lim dan Yinni Taoism di group facebook dan group WhatsApp yang menuduh So Tiong Lim melakukan penistaan agama Budha.

Selain itu, So Tiong Lim mengatakan, di dalam group WhatsApp immortal taosit bahwa Menkumham ada di belakang Criez Lim. Terlapor menyebutkan itu setelah dirinya dilaporkan di Polda Sumut.

"Dia mengaku bahwa ada Menkumham di belakangnya. Dia juga mengirim foto bertiga bersama Menkumham," ujarnya.

Kemudian, So Tiong Lim berharap kepada kepolisian Polda Sumatera Utara agar kasus pencemaran nama baiknya diproses sampai tuntas. Apalagi, yang dilaporkan itu menyeret-nyeret nama pejabat.

"Saya berharap agar kasus pencemaran nama baik saya diproses sampai tuntas. Pelakunya harus ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," tuturnya.

Baca juga: DKPP Periksa Ketua dan Anggota KPU Muna Hari Ini

Sementara itu, terlapor Criez Lim membenarkan video So Tiong Lim diunggah di akun facebook dan WhatsApp. Kata dia, video tersebut didapatkan dari akun facebook atas nama Yinni Taoism.

"Video ini saya dapat kan dari facebook akun Yinni Taoism di grup Buddha Dhamma Sangha. Yang memvideokan siapa dan kapan, saya sama sekali tidak tahu, itu bisa dicek," katanya kepada Telisik.id melalui WhatsApp.

Criez Lim juga mengakui dirinya membagikan foto ke dalam group. Foto itu diambil ketika dia menghadiri acara pembukaan kantor pengacara bersama Yasonna Laoli.

"Dan perihal ini, saya sebenarnya ingin menyatakan keinginan saya sebagai warga negara Indonesia, yang dihina agama buddha, dan saya merasa sang buddha dihina. Saya ingin memohon kepada Bapak Menteri Yasonna Laoly membantu saya untuk memberikan keadilan. Karena saya yakin beliau adalah seorang yang selalu menegakkan keadilan untuk seluruh warga negara Indonesia," tulisnya kepada Telisik.id.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria di Kota Medan, Criez Lim, dilaporkan ke polisi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik oleh So Tiong Li.

Laporan tersebut didasari postingan Criez Lim dan Yinni Taoism di group facebook dan group WhatsApp, karena So Tiong Li diduga melakukan penistaan agama Budha. (B)

Reporter: Ones Lawolo

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga