adplus-dvertising

DKPP Periksa Ketua dan Anggota KPU Muna Hari Ini

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Senin, 01 Februari 2021
2055 dilihat
DKPP Periksa Ketua dan Anggota KPU Muna Hari Ini
Screenshoot sidang virtual dugaan pelanggaran kode etik Pemilu. Foto: Ibnu/Telisik

" DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar. "

KENDARI, TELISIK.ID - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang virtual pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) untuk perkara nomor 137-PKE-DKPP/XI/2020.

Perkara ini diadukan oleh Ficky Mubarak Natsir dan Muh. Rahman. Para Pengadu melaporkan Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Muna yaitu Kubais, Nggasri Faeda, Muhammad Ichsan, Yuliana Rita, dan La Ode Muh. Askar Adi Jaya sebagai Teradu I–V.

Ada empat pokok aduan Pengadu. Pertama, Teradu I diduga tidak mengumumkan kembali status Bakal Pasangan Calon yang telah dinyatakan negatif COVID-19. Kedua, para Teradu diduga meloloskan bakal calon yang memiliki identitas berbeda antara di KTP dengan di ijazah dan Surat Tanda Tamat Belajar.


Ketiga, para Teradu diduga tidak melibatkan Bawaslu Kabupaten Muna dalam proses verifikasi berkas syarat calon dan pencalonan  dan keempat, Teradu I diduga tergabung dalam akun resmi pemenangan grup Facebook (FB) Pasangan Calon Bupati Rusman-Bachrun.

Sesuai ketentuan Pasal 31 ayat (1) dan (2) Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan DKPP Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum, sidang akan dipimpin Anggota DKPP dan Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Baca juga: BMKG Prediksi 30 Wilayah di Indonesia Alami Cuaca Ekstrim, Berikut Daftarnya

Sidang ini akan diadakan secara virtual pada Senin (1/2/2021) dengan Ketua Majelis di Jakarta dan seluruh pihak berada di daerah masing-masing.

Plt. Sekretaris DKPP, Arif Ma’ruf mengatakan, agenda sidang ini adalah mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu serta Saksi-saksi atau Pihak Terkait yang dihadirkan.

“DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar,” ungkap Arif dalam rilis DKPP yang Diterima Telisik.id, Senin (1/2/2021).

Arif menambahkan, sidang kode etik DKPP bersifat terbuka untuk umum dan dapat langsung disaksikan secara live streaming.

“Sidang kode etik DKPP bersifat terbuka, artinya masyarakat dan media dapat menyaksikan langsung jalannya sidang pemeriksaan atau melalui live streaming Facebook DKPP, @medsosdkpp dan akun Youtube DKPP,” terangnya. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga