Tak Terdaftar di Data Dinsos, Kaum Dhuafa di Baubau Kebagian 1.200 Paket Beras
Elfinasari, telisik indonesia
Kamis, 05 Maret 2026
0 dilihat
Pemerintah Kota Baubau saat menyerahkan paket sembako kepada kaum dhuafa, Kamis (5/3/2026). Foto: Ist.
" Kaum Dhuafa di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menerima bantuan 1.200 paket beras yang penyalurannya berlangsung di halaman Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) "

BAUBAU, TELISIK.ID - Kaum Dhuafa di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menerima bantuan 1.200 paket beras yang penyalurannya berlangsung di halaman Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), Kamis (5/3/2026).
Aksi sosial bertajuk penyerahan 1.200 paket bantuan beras tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim, dan Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu kepada kaum dhuafa.
Kepala Disperkimtan Baubau, Abdul Karim, mengungkapkan bahwa bantuan berupa beras premium awalnya ditargetkan sebanyak 1.000 karung. Namun, berkat antusiasme dan inisiatif para developer di wilayah Kota Baubau, jumlah bantuan yang terkumpul melampaui ekspektasi.
Baca Juga: Kades Wantiworo Terpilih Diduga Terlibat Mafia Tanah Perkebunan Sawit, Pemkab Muna: Bisa Diberhentikan
"Alhamdulillah, target awal kita 1.000 karung, tapi pada pelaksanaannya melampaui target hingga mencapai 1.200-an karung. Sumber anggarannya murni inisiatif teman-teman developer. Ini adalah bentuk sedekah tanpa paksaan, karena kami ingin mengejar keberkahan di bulan suci Ramadhan," ungkapnya Abdul Karim.
Penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung dua hari, Kamis dan Jumat (5-6 Maret 2026). Pembagian waktu ini sengaja dilakukan untuk menghindari penumpukan massa dan mencegah kemacetan arus lalu lintas di depan kantor Disperkimtan.
Berbeda dengan bantuan sosial pada umumnya, data penerima manfaat kali ini tidak merujuk pada data Dinas Sosial maupun kelurahan.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Mobil Pemprov Sultra di Buton
Pihak Disperkimtan memberikan ruang bagi para developer untuk mengidentifikasi sendiri tetangga atau keluarga di sekitar lokasi pembangunan perumahan yang layak menerima santunan.
"Prinsipnya dari kita untuk kita. Teman-teman developer tentu lebih tahu siapa warga di sekitar lokasi proyek mereka yang membutuhkan. Sisanya difasilitasi oleh tim Perkim untuk memastikan bantuan ini benar-benar tepat sasaran kepada fakir miskin dan kaum dhuafa," jelas Abdul Karim. (C)
Penulis: Elfinasari
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS