BOMBANA, TELISIK.ID - Bertahun-tahun, masyarakat Kelurahan Po'ea, Kabupaten Bombana, telah menyulap madu trigona menjadi rupiah.
Kepada Telisik.id, Sahirul, Lurah Po'ea, Kecamatan Rumbia Tengah mengatakan, pihaknya telah lama melakukan pendampingan terhadap warganya, kelompok tani untuk memberdayakan madu hutan atau yang disebut dengan istilah madu uku (sebutan tradisional Moronene).
Melalui kelompok tani madu hutan, konsumen bisa mendapatkan produk madu hutan seharga 20.000 rupiah per botolnya.
"Kami sudah lama berdayakan madu trigona atau madu uku, harganya juga cukup terjangkau hanya dua puluh ribu per botolnya. Ini menjadi pendapatan usaha tani," ujar Sahirul beberapa waktu lalu.
Baca juga: 5 Calon Anggota Direksi Perumda Mainawa Buton Jalani Psikotest
