Mistik: Kejadian Horor di Pasar Tradisional, Teror Bayangan Hitam Muncul Disertai Bau Aneh dan Dagangan Mendadak Busuk
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 11 Juni 2026
0 dilihat
Kios pasar tradisional mengalami gangguan mistik berupa bau bangkai, bayangan, dan ketukan malam hari. Foto: Repro Threads
" Kios Ibu Rodiah di pasar tradisional mengalami perubahan tak wajar, mulai dagangan layu hingga bau busuk dan bayangan yang muncul pada malam hari "

KENDARI, TELISIK.ID - Kios Ibu Rodiah di pasar tradisional mengalami perubahan tak wajar, mulai dagangan layu hingga bau busuk dan bayangan yang muncul pada malam hari.
Cerita ini berawal dari sebuah utas yang dibagikan melalui akun Threads bernama @mshiditanyademit, yang menuturkan pengalaman seorang anak pedagang pasar bernama Neng.
Kisah tersebut menggambarkan perubahan situasi di kios milik ibunya, Ibu Rodiah, yang terjadi secara bertahap setelah relokasi pasar ke bangunan baru.
Dalam kesehariannya, Ibu Rodiah dikenal sebagai pedagang yang aktif dan sudah lama berjualan di pasar tersebut. Sebelum kejadian berlangsung, kiosnya selalu ramai pembeli sejak pagi hari hingga menjelang siang.
Sayur mayur, bumbu dapur, serta makanan ringan yang dijualnya kerap habis dalam waktu singkat.
Neng mengingat rutinitas ibunya yang selalu bangun lebih awal dibandingkan anggota keluarga lain. Ia kerap melihat ibunya sudah bersiap sejak pukul dua dini hari untuk menata dagangan sebelum pasar mulai beroperasi.
Baca Juga: Teror Mistik TikToker Petantang-Petenteng, Manda Ngaku Hidup Berubah Usai Dapat Kiriman Tanah Kuburan hingga Sulit Mengaji
“Iya bu, bentar…” jawab Neng ketika membantu di kios pada pagi hari sebelum berangkat sekolah, dikutip Kamis (11/6/2026).
Suasana pasar pada awalnya berjalan normal. Aktivitas tawar-menawar, suara pedagang, hingga musik dari radio menjadi bagian dari rutinitas harian. Namun, kondisi tersebut mulai berubah setelah pasar dipindahkan ke bangunan baru.
Perubahan pertama yang dirasakan adalah kondisi barang dagangan yang tidak stabil. Sayuran yang baru dikirim terlihat lebih cepat layu, sementara daging yang disimpan dalam pendingin mengalami perubahan tekstur dan aroma dalam waktu singkat.
Ibu Rodiah sempat mempertanyakan kondisi tersebut kepada pemasok barang. Namun pihak pemasok menyatakan bahwa barang yang dikirim dalam keadaan segar dan layak jual sejak awal pengiriman.
Seiring waktu, sejumlah pedagang di sekitar kios mulai memperhatikan hal-hal yang tidak biasa. Beberapa di antaranya mengaku melihat sosok yang berdiri di dekat kios pada malam hari, meskipun ketika didekati sosok tersebut menghilang tanpa jejak.
“Lalu kemarin, si Ucu lihat kayak ada yang berdiri di dekat kios, terus orang itu tuh kayak yang nyender gitu ke kios ibu, awalnya sih si Ucu mau cari tahu siapa dia, eh pas dia sampai ke depan kios, dia tiba-tiba ngilang gitu aja.”
Selain itu, muncul pula laporan mengenai bau tidak sedap yang tidak diketahui sumbernya. Bau tersebut digambarkan menyerupai bau bangkai yang sudah lama tidak ditangani, dan hanya tercium di sekitar area kios pada waktu tertentu.
“Iya bu, bau bangkai seperti yang sudah lama ga dibuang.”
Ibu Rodiah sempat mencoba mencari sumber bau tersebut, namun tidak menemukan sesuatu yang dapat menjelaskan kondisi itu. Meski demikian, ia tetap berusaha menjalankan aktivitas berdagang seperti biasa.
Dalam percakapan dengan Neng, Ibu Rodiah juga sempat menyampaikan kegelisahannya terkait kondisi yang dialami.
“Perasaan, aku tidak pernah menyakiti orang yang ada di pasar ini, kenapa ada orang yang melakukan ini kepadaku,”
Baca Juga: Mistik: Bus Mogok di Alas Roban, Penumpang Masuk Warung Jin dan Dikejar Pocong Terbang
Pada malam hari, situasi di sekitar kios semakin tidak biasa. Beberapa pedagang mengaku mendengar suara dari dalam kios yang sudah tertutup, seperti ketukan berulang yang tidak diketahui sumbernya.
“Ayo Neng, cepat taburin garamnya ke sekeliling kios, cepattt…”
Setelah garam ditaburkan di sekeliling kios, suara tersebut perlahan mereda. Namun, Neng sempat melihat bayangan berdiri di sudut pasar sebelum akhirnya menghilang dan meninggalkan bau tidak sedap dalam waktu singkat.
Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Ibu Rodiah memutuskan untuk menutup kios selama satu hari penuh. Ia kemudian melakukan penataan ulang barang dagangan sebelum kembali membuka kios seperti biasa.
Setelah itu, kondisi kios kembali normal. Dagangan kembali segar, pelanggan mulai berdatangan seperti sebelumnya, dan suasana pasar kembali stabil. Tidak ada lagi laporan mengenai bau menyengat maupun kemunculan bayangan di sekitar kios.
Cerita tersebut kemudian ditutup oleh Neng dengan menyebut bahwa aktivitas perdagangan kembali berjalan seperti biasa, meskipun pengalaman yang terjadi sebelumnya masih menjadi pembicaraan di antara sebagian pedagang pasar. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS