adplus-dvertising

Kisah Janda Penjual Gado-gado yang Ingin Umrah

Apriliana Suriyanti, telisik indonesia
Sabtu, 25 September 2021
806 dilihat
Kisah Janda Penjual Gado-gado yang Ingin Umrah
Sitti Komariah, pedagang gado-gado yang bercita-cita berangkat umrah. Foto: Apriliana Suriyanti/Telisik

" Sitti Komariah (57), seorang janda asal Kolaka dengan 4 orang anak, yang punya cita-cita mengunjungi tanah suci Mekkah guna melaksanakan ibadah umrah "

KENDARI, TELISIK.ID - Setiap umat Islam tentu saja punya cita-cita yang hendak dicapai. Cita-cita yang menuntut setiap insan rela berjuang dengan peluh, keringat dan tak jarang bahkan disertai penderitaan.

Sitti Komariah (57), seorang janda asal Kolaka dengan 4 orang anak, yang punya cita-cita mengunjungi tanah suci Mekkah guna melaksanakan ibadah umrah.

Cita-cita mulia inilah yang mendorong Sitti banting tulang mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Bahkan harus merantau ke mana-mana dan mengerjakan apa saja.


"Keinginan untuk umrah itu sudah ada sejak dulu, cuma masih pesimis karena kondisi ekonomi," kata Sitti Komariah kepada Telisik.id, Jumat (24/9/2021).

Lebih lanjut, Sitti menjelaskan, di tengah-tengah himpitan ekonomi, ia juga harus merawatnya suaminya yang sedang sakit. Keadaan ini memaksanya untuk mengeluarkan biaya pengobatan dan tak sempat untuk menabung.

Namun nahas, nasib tak berpihak, di tengah derita itu, suaminya justru meninggalkan dunia untuk selamanya. Tetapi menurutnya, kepergian suaminya tidak menyurutkan keinginannya untuk meraih impiannya, mengunjungi tanah suci Mekkah.

"Saat itu saya memikirkan biaya pengobatan almarhum suami yang sakit, jadi rasanya untuk nabung itu masih sulit. Setelah beliau pergi (meninggal), tiba-tiba keinginan untuk umrah itu semakin besar," katanya.

Sitti juga menjelaskan, selama kurang lebih 2,5 tahun terakhir, ia telah merantau dan bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kota Makassar selama 3 bulan, dan di Papua selama hampir 2 tahun.

"Karena pengen umrah, saya ke Makassar dan Papua. Kerja sebagai orang yang merawat bayi, atau yang sedang sakit. Sembari tinggal di rumahnya, saya juga sekaligus masak, nyuci, nyapu," jelasnya.

Baca Juga: Kisah Wanita Inggris yang Memeluk Islam dan Menikah dengan Pria Bekasi

Baca Juga: Kesaksian 5 Mualaf yang Dulunya Sangat Membenci Islam

Sitti Komariah memiliki 4 orang anak, keempatnya sudah menikah dan kini dirinya memiliki 11 orang cucu. Sebagai orang tua, ia tak ingin anak-anaknya terbebani dengan cita-citanya untuk berangkat umrah.

"Anak-anak saya pengen bantu, mau patungan buat biayain saya berangkat umrah. Tapi saya tolak, karena saya tahu mereka harus biayai keluarga mereka masing-masing. Saya juga alhamdulillah masih mampu untuk bekerja, jadi lebih baik cari uang dan nabung sendiri," katanya.

Setelah bekerja di Makassar dan Papua, ia memutuskan kembali ke Kota Kendari dan memilih berdagang gado-gado di Kecamatan Kambu.

Walaupun hasil penjualan yang ia dapatkan tidak banyak, namun ia tetap menyisihkan sebagian uangnya. Dirinya sangat berharap agar pondok Gado-gado Ulek Bandung miliknya bisa ramai agar penghasilannya ikut bertambah dan secepatnya bisa berangkat umrah. (C)

Reporter: Apriliana Suriyanti

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga