adplus-dvertising

Mobil Light Truck di Sumba Timur Terjun Sungai, 2 Tewas

Berto Davids, telisik indonesia
Minggu, 16 Januari 2022
422 dilihat
Mobil Light Truck di Sumba Timur Terjun Sungai, 2 Tewas
Sat Lantas Polres Sumba Timur melakukan olah TKP. Foto: Ist

" Sebuah kendaraan light truk Mitsubishi mengalami out off control atau hilang kendali "

SUMBA TIMUR, TELISIK.ID - Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/1/2022)

Sebuah kendaraan light truk Mitsubishi nomor polisi ED 8914 AA, warna merah muda kombinasi, mengalami out off control atau hilang kendali.

Dalam peristiwa ini, 2 orang penumpang tewas di tempat kejadian, 2 orang lainnya mengalami luka berat dan 3 orang penumpang mengalami luka ringan.


Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono mengatakan, kecelakaan terjadi di jalan raya jurusan Melolo menuju arah Mangili, Kampung Tatung, tepatnya di jembatan perbatasan Desa Rindi dan Desa Haikatapu, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur, sekitar pukul 05.00 Wita.

Kendaraan light truk Mitshubishi itu dikendarai John Ezar (72), warga RT 009/RW 005, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur.

Pengendara saat ini dalam keadaan tidak sadar dan mengalami luka di kepala bagian atas dan luka robek pada baha bagian kanan.

Ia juga diketahui tidak memiliki Sim B1 dan membawa STNK kendaraan. Enam penumpang mengalami luka, 2 di antaranya meninggal dunia yakni Tineke Theopilus (52), warga RT 013/RW 007, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur.

Ia tidak sadar dan mengalami patah tulang kaki kiri dan patah tulang kaki kanan, luka robek belakang lutut kaki kanan serta meninggal dunia.

Penumpang kendaraan yang juga meninggal dunia yakni Gerson Goling Pogu (39), warga RT 008/RW 004, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan tidak sadar dan meninggal dunia.

Sementara Frans Uly Lobo (35), warga RT 13/RW 07, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan sadar dan mengalami patah tulang tangan kanan dan tulang kaki bagian kanan serta luka bagian atas mata kanan.

Penumpang lain, Aprianus Bangu Radja (29), warga RT 01/RW 01, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan sadar dan mengalami patah tulang pada bahu bagian kiri.

Jois Ndawalu Taramata (22), warga RT 10/RW 04, Kelurahan Pahomba, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan sadar dan mengalami memar pada bagian lutut kanan dan dada.

Sedangkan Oktovianus Hani (27), warga Melolo RT 08/RW 04, Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dalam keadaan sadar dan mengalami memar pada paha kiri.

"Penyebab kecelakaan diduga pengendara keadaan mengantuk, sehingga kendaraan tersebut keluar jalur kanan dan menabrak pagar jembatan bagian kiri dan pada akhirnya kendaraan tersebut terjatuh ke dalam sungai dengan ketinggian 6,8 meter," kata Handrio.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumba Timur mengatakan, kasus ini telah ditangani pihaknya dengan laporan polisi nomor LP/02/I/2022/NTT/ Res. ST/Lantas, tanggal 15 Januari 2022.

"Ada 2 korban meninggal dunia 2 orang luka berat dan 3 orang luka ringan," tandas Kasat Lantas.

Kendaraan datang dari arah Melolo menuju arah Mangili dengan bermuatan barang jualan seperti sembako dan lain-lainnya.

Kendaraan ditumpangi 6 orang penumpang dengan posisi satu orang penumpang, Tineke Theopilus (meninggal dunia) duduk di bagian depan bersama pengendara.

Baca Juga: Hewan Besar Ini Muncul di Pantai Citepus Sebelum Banten Diguncang Gempa

Sementara dan 5 orang penumpang lainnya Gerson Goling Pogu (meninggal dunia), Frans Uly Lobo, Aprianus Bangu Radja, Jois Ndawalu Taramata dan Oktovianus Hani berada di dalam bak truck bersama barang yang ditutupi terpal.

Saat di tempat kejadian, diduga pengendara kendaraan light truk Mitsubishi, mengendarai kendaraannya dengan keadaan mengantuk.

Kendaraan tersebut keluar jalur kanan dan menabrak pagar jembatan bagian kiri. Pada akhirnya kendaraan tersebut terjatuh ke dalam sungai dengan ketinggian 6,8 meter.

Hal ini mengakibatkan 2 orang penumpang meninggal dunia, 2 orang mengalami luka berat dan 3 orang mengalami luka ringan.

Korban luka Frans Uly Lobo dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Sedangkan 2 orang, Aprianus Bangu Radja dan Oktovianus Hani yang mengalami luka berat dirawat di rumahnya masing-masing.

Baca Juga: APBD Muna Terkuras Buat Bayar Bunga dan Pokok Utang

Dua 2 orang meninggal dunia Tineke Theopilus dan Gerson Goling Pogu disemayamkan di rumah duka masing-masing.

Pasca menerima laporan kasus ini, polisi dari unit Laka Satuan Lalu lintas Polres Sumba Timur mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Polisi tengah mencari saksi-saksi dan mengamankan barang bukti serta mengevakuasi korban. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Kardin

Baca Juga