KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara berencana menggelar Festival Tangkeno di Kabupaten Bombana Agustus 2024 mendatang, menjadi momentum penting dalam kebangkitan industri dan promosi wisata.

Festival ini diharapkan dapat mengangkat budaya dan mempromosikan destinasi wisata yang ada di daerah tersebut, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sektor pariwisata.

Melansir Wikipedia.org, Kabupaten Bombana adalah wilayah yang dihuni oleh Suku Moronene, salah satu kelompok etnis asli di Sulawesi Tenggara. Suku Moronene memitoskan Kabupaten Bombana sebagai Negeri Dewi Padi (Dewi Sri). Menurut legenda, Dewi Padi pernah turun di sebuah tempat yang kini dikenal sebagai Taubonto, ibu kota Kecamatan Rarowatu.

Dalam Bahasa Moronene, 'tau bonto' berarti tahun pembusukan, karena saat Dewi Padi turun, produksi padi ladang melimpah hingga penduduk kewalahan memanennya, menyebabkan banyak padi yang tertinggal dan membusuk di ladang.

Baca Juga: Pelaku UMKM Keciprat Rezeki dari Festival Kande-Kandea Tolandona Buton Tengah