SURABAYA, TELISIK.ID - Ketua Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Banyuwangi, Makmulah Harun mengatakan, pihaknya prihatin akan munculnya klaster pondok pesantren (Ponpes) Darussalam Blokagung.
Hal itu dikatakannya, akibat sebanyak 300 lebih santri yang ada di Ponpes Darussalam Blokagung beberapa waktu lalu terkonfirmasi positif COVID-19.
Wanita yang juga anggota fraksi PKB DPRD Jatim ini berharap, ke depannya pandemi COVID-19 di Banyuwangi bisa ditekan semaksimal mungkin dan tak memunculkan klaster baru di wilayah tersebut.
Makmulah mengatakan, Muslimat NU Kabupaten Banyuwangi melibatkan ibu-ibu muslimat lewat jalur pengajian, mengkampanyekan protokol COVID-19 sebagai antisipasi munculnya klaster baru di Banyuwangi khususnya di tingkat pondok pesantren.
“Sekarang ini sudah turun melalui jamaah-jamaah pengajian yang melibatkan ibu-ibu muslimat NU untuk kampanye protokol COVID-19. Kita semua harus waspada kalau COVID-19 ini sangat berbahaya sekali,” jelasnya, Jumat (4/9/2020).
