Pasca Pertemuan Akbar, Jamaah Asal Kolut Diimbau Self Isolation

Muh. Risal H, telisik indonesia
Sabtu, 21 Maret 2020
0 dilihat
Pasca Pertemuan Akbar, Jamaah Asal Kolut Diimbau Self Isolation
Direktur BLUD RS HM. Djafar Harun Kolut. dr. Syarif Nur Ramly. Foto:Muh. Risal/Telisik

" Tolong diedukasi untuk menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan memotivasi jamaah lainnya. "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) HM. Djafar Harun, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mengimbau kepada masyarakat Kolut yang telah kembali pasca mengikuti pertemuan akbar Ummat Islam, yang dilaksanakan oleh Jamaah Tablik (JT) di Pakatto, Kabupaten Gowa, beberapa hari lalu agar melakukan self isolation atau isolasi diri di rumah selama dua pekan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur BLUD RS HM. Djafar Harun Kolut, dr. Syarif Nur Ramly, Sabtu (21/3/2020).

Menurutnya, self isolation ini perlu dilakukan mengingat mereka yang telah mengikuti pertemuan akabar umat Islam tersebut, pasti mengalami kontak fisik dan berkumpul dengan ratusan bahkan ribuan orang dari berbagai daerah.

Baca Juga : RS Muna Isolasi Dua Bocah Asal Pola

"Ini rawan sehingga perlu isolasi di rumah," katanya.

dr. Syarif juga meminta agar tokoh-tokoh JT membantu satgas memberikan motivasi kepada jamaah lain agar mau melakukan self isolasion.

"Tolong diedukasi  untuk menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan memotivasi jamaah lainnya," pintanya.

Lebih lanjut, Direktur BLUD RS HM. Djafar Harun Kolut, menyampaikan bahwa self isolation untuk kepentingan diri mereka sendiri dan juga untuk kepentingan orang banyak. Seandainya mereka sadar, self isolasi itu cukup mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Baca Juga : Begini Kisah Para Dosen Mengajar di Tengah Isu Covid-19

"Artinya selama masa isolasi mereka mengontrol diri sendiri, jika ada keluhan lapor, cegah kontak, asupan gizi, olah raga, serta menggunakan masker saat hendak keluar untuk keperluan emergency. Tapi mereka masih ada yang kurang mengerti dan menganggap semua baik saja," pungkasnya.

 

Reporter: Muh. Risal

Editor: Sumarlin

Baca Juga