KENDARI, TELISIK.ID - Sekira seribuan massa yang tergabung dalam Tamalaki Wonua Undoolaki Sulawesi Tenggara, mengepung Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (10/3/2021).

Sebelum ke Kantor Diknas Sultra, massa Tamalaki Wonua yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara terlebih dahulu berkumpul di pelataran eks MTQ Kendari.

Dalam orasinya, Panglima Tamalaki Wonua, Ahmad mengatakan, terjadinya pencurian benda pusaka suku Tolaki di Museum Sulawesi Tenggara sudah beberapa kali terjadi dalam kurun waktu tahun 2020 dan 2021.

Baca juga: BNNP Sultra Tingkatkan Kualitas Penggiat P4GN

“Dalam tahun 2020 sudah dua kali dan 2021 satu kali di museum kita ini mengalami kecurian. Namun pelakunya masih melenggang di luar,” ujar Ahmad lantang.