MUNA BARAT, TELISIK.ID - Hadapi Indonesia emas tahun 2045, Kemenag Muna Barat bersama Pemerintah Kabupaten Muna Barat berkolaborasi menurunkan angka stunting.
Penurunan angka stunting di daerah merupakan Instruksi Presiden RI untuk seluruh kepala daerah di Indonesia. Ini menjadi program prioritas selain mengentaskan kemiskinan ekstrem dan mengendalikan inflasi.
Diketahui, jumlah anak di Muna Barat yang terindikasi stunting sebanyak 201, sehingga dalam menurunkan stunting, Pemda Muna Barat melaksanakan dua intervensi yaitu intervensi spesifik yang berkaitan dengan peningkatan gizi dan kesehatan, serta intervensi sensitif yang berkaitan dengan intervensi pendukung seperti penyediaan air bersih dan sanitasi.
Untuk itu, Pemda Muna Barat dalam hal penanganan stunting melalui intervensi spesifik, melakukan kerja sama dengan Kemenag setempat. Setiap Kepala KUA yang akan menikahkan calon pengantin, calon wajib memperlihatkan hasil pemeriksaan terkait penanganan stunting sejak dini dari puskesmas.
Maka, sebagai bentuk komitmen dalam kerja sama tersebut, saat masa kepemimpinan Pj Bupati Muna Barat, Bahri, menyerahkan kendaraan dinas sebanyak 15 unit motor untuk Kemenag yakni 11 unit untuk Kepala KUA di 11 kecamatan serta 3 unit untuk pejabat eselon 4.
