adplus-dvertising

Pemerintah Finalisasi Daerah Prioritas Peroleh Vaksin

Marwan Azis, telisik indonesia
Jumat, 27 November 2020
900 dilihat
Pemerintah Finalisasi Daerah Prioritas Peroleh Vaksin
Vaksin COVID-19. Foto: Repro Google.com

" Secara logistik, kesiapan prosedur untuk menjaga suhu vaksin atau cold chain sudah siap, untuk menjaga kualitas dan efektivitasnya sudah berjalan dengan baik. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Jokowi  telah memastikan kesiapan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 secara nasional. Satgas Penanganan COVID-19 pun menegaskan kesiapannya untuk mengawal  sarana vaksin.

"Secara logistik, kesiapan prosedur untuk menjaga suhu vaksin atau cold chain sudah siap, untuk menjaga kualitas dan efektivitasnya sudah berjalan dengan baik," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Dikatakan, saat ini rata-rata kesiapan cold chain yang berfungsi di Indonesia sudah mencapai 97% persen. Pemerintah saat ini sedang melakukan finalisasi untuk menentukan daerah prioritas yang akan memperoleh vaksin. Dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti jumlah kasus positif, jumlah penduduk, luas wilayah, dan sebagainya.


Baca juga: Wakil Ketua MPR Sayangkan Jokowi Membiarkan Pengaktifan Calling Visa untuk Israel

Pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) yang dibutuhkan dalam program vaksinasi COVID-19. Jumlah SDM yang dibutuhkan tentunya menyesuaikan jumlah peserta vaksinasi. Lalu koordinasi yang dilakukan juga meliputi sarana pendukung lainnya yang dibutuhkan saat program vaksinasi dilakukan.

Program vaksinasi nasional juga sangat bergantung pada hasil uji klinis tahap 3 yang sedang dilakukan saat ini. Nantinya hasil tersebut akan dikaji oleh Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM) sebelum dikeluarkannya ermergency use of authorization (EUA).

"Kami berharap tahapan ini berjalan sesuai rencana sehingga vaksinasi dapat dilakukan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Sekarang pemerintah fokus memastikan bahwa vaksin yang akan digunakan nanti aman, berkhasiat dan minim efek samping," pungkasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga