Pemkot Baubau Bakal Bangun Museum dan Taman Budaya
Elfinasari, telisik indonesia
Senin, 02 Maret 2026
0 dilihat
Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, dan Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu bersama perangkat Masjid Agung Keraton Wolio. Foto: Ist.
" Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus memperkuat posisinya sebagai Kota Budaya di kancah nasional. "

BAUBAU, TELISIK.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus memperkuat posisinya sebagai Kota Budaya di kancah nasional.
Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, mengatakan bahwa dua minggu lalu Pemkot Baubau bersama tim Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) melakukan pertemuan strategis dengan Kementerian Kebudayaan di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Baubau mengajukan sejumlah permohonan agar Baubau mendapat perhatian dan dukungan di tingkat nasional.
Salah satu kabar menggembirakan adalah adanya peluang pembangunan museum dan taman budaya melalui dukungan Kementerian Kebudayaan.
Baca Juga: Pemkab Muna Siapkan Rp 32 Miliar THR ASN Termasuk PPPK
Pemkot Baubau sedang menyiapkan lokasi yang dinilai paling strategis, dengan kawasan Keraton sebagai kandidat terkuat.
“Alasan pemilihan lokasi di area Keraton karena fasilitas ini harus berada di titik ikonik yang mencerminkan identitas daerah,” ujar Hamsinah, Senin (2/3/2026).
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana pendirian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah Sulawesi Tenggara yang berdiri secara mandiri dan terpisah dari Makassar.
Selama ini beban kerja balai di Makassar dinilai cukup tinggi karena menangani banyak objek kebudayaan. Oleh karena itu, Baubau dinilai siap menjadi lokasi kantor BPK Sulawesi Tenggara, dan pemkot menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan.
Permintaan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Ia menyatakan ketertarikannya untuk melihat langsung potensi budaya di bekas pusat Kesultanan Buton tersebut.
“Ini suatu keberkahan. Pak Menteri bahkan mengatakan tidak perlu menunggu Lebaran, ia ingin segera datang. Kemungkinan dalam satu hingga dua minggu ke depan beliau akan tiba di Baubau,” ungkap Hamsinah.
Kunjungan Menteri Kebudayaan diharapkan menjadi momentum percepatan berbagai proyek strategis kebudayaan yang tengah diusulkan Pemkot Baubau.
Sementara itu, Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Kebudayaan direncanakan bertepatan dengan pelaksanaan tradisi Malam Qunua di Masjid Agung Keraton Wolio, yang merupakan rangkaian penyambutan malam Lailatul Qadar.
Baca Juga: Penjualan Perdana IGP Pomalaa, PT Vale Perkuat Rantai Pasok Nikel Global
Berdasarkan informasi dari perangkat sara Masjid Keraton Wolio, Malam Qunua diperkirakan jatuh pada Kamis (5/2/2026) atau Jumat dini hari (6/2/2026). Pemerintah Kota Baubau memastikan akan hadir dan memfasilitasi pelaksanaan tradisi tahunan tersebut.
Pelaksanaan ritual Qunua di Masjid Agung Keraton Wolio rencananya juga akan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh nasional lainnya.
Saat ini, Pemkot Baubau terus berkoordinasi untuk mempersiapkan segala kebutuhan untuk kelancaran acara.
Yusran berharap kehadiran tokoh nasional dalam agenda tersebut dapat semakin memperkenalkan kekayaan budaya Baubau ke kancah yang lebih luas serta memperkuat identitas Baubau sebagai Kota Budaya di Indonesia. (B)
Penulis: Elfinasari
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS