Pemkot Kendari Dorong Tani Merdeka jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Pangan
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 19 Juni 2026
0 dilihat
Sudirman meminta pengurus Tani Merdeka aktif memperjuangkan kebutuhan petani dan nelayan Kendari. Foto: Ist.
" Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, meminta Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari yang baru dikukuhkan untuk tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi mampu bekerja nyata mendampingi petani dan nelayan serta mendukung program ketahanan pangan nasional "
KENDARI, TELISIK.ID - Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, meminta Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari yang baru dikukuhkan untuk tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi mampu bekerja nyata mendampingi petani dan nelayan serta mendukung program ketahanan pangan nasional.
Pesan tersebut disampaikan Sudirman saat mengukuhkan Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (18/6/2026).
Dalam sambutannya, Sudirman menegaskan bahwa pengukuhan pengurus harus menjadi titik awal lahirnya berbagai program konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh kelompok tani dan nelayan di lapangan.
Ia mengingatkan agar para pengurus yang telah dilantik tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan mampu menunjukkan kerja nyata melalui program-program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat.
Pemkot Kendari melalui Sudirman, ingin Tani Merdeka menghadirkan manfaat nyata bagi petani dan nelayan. Foto: Repro Ist.
“Saya berharap jangan hanya seremonial. Setelah dilantik lalu selesai. Saya ingin pengurus Tani Merdeka benar-benar memperhatikan kelompok tani kita dan bekerja membantu mereka,” tegas Sudirman, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, keberadaan Tani Merdeka Indonesia memiliki peran strategis sebagai jembatan antara petani dengan pemerintah, khususnya dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan sektor pertanian, mulai dari perbaikan jaringan irigasi, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga program pemberdayaan petani.
Sudirman menilai sektor pertanian akan menjadi salah satu sektor paling penting pada masa mendatang. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap fokus mengembangkan sektor pertanian dan tidak memandang profesi petani sebagai pekerjaan yang kurang menjanjikan.
“Suatu saat nanti pertanian akan menjadi sektor yang paling dibutuhkan. Kebutuhan pangan tidak akan pernah berhenti. Karena itu kita harus menjaga dan memperkuat sektor pertanian sejak sekarang,” ujarnya.
Ketahanan pangan menjadi fokus utama Pemkot Kendari dalam penguatan organisasi Tani Merdeka daerah. Foto: Ist.
Selain itu, Sudirman juga mendorong lahirnya generasi petani muda di Kota Kendari. Menurutnya, regenerasi petani menjadi tantangan yang harus dijawab bersama agar sektor pertanian tetap berkembang dan mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan organisasinya hadir untuk memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan melalui pendampingan, advokasi, serta fasilitasi berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengungkapkan salah satu fokus yang akan diperjuangkan adalah perbaikan jaringan irigasi pertanian di kawasan Amohalo dan Labibia yang selama ini menjadi sentra produksi pangan Kota Kendari.
Menurutnya, produktivitas lahan pertanian di kawasan tersebut mengalami penurunan sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar hasil produksi petani dapat kembali meningkat.
Pengurus Tani Merdeka Kota Kendari resmi dikukuhkan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian daerah. Foto: Ist.
“Kami ingin menjadi jembatan bagi petani dan nelayan. Harapannya, berbagai kebutuhan mereka bisa difasilitasi sehingga kesejahteraan masyarakat pertanian semakin baik,” kata Sahuriyanto.
Di tempat yang sama, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Tenggara, Abdul Muis, menyampaikan bahwa organisasi tersebut dibentuk untuk memperkuat dukungan terhadap program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
Ia menjelaskan DPD Tani Merdeka yang telah terbentuk dapat mengusulkan berbagai kebutuhan petani kepada pemerintah pusat, termasuk bantuan alat pertanian maupun pembangunan jaringan irigasi.
“Kami berharap DPD Kota Kendari segera mengidentifikasi kebutuhan petani dan nelayan untuk kemudian diperjuangkan melalui jalur organisasi hingga ke tingkat pusat,” ujarnya.
Melalui pengukuhan tersebut, Pemerintah Kota Kendari berharap Tani Merdeka Indonesia dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan sektor pertanian, memperkuat kelembagaan petani, meningkatkan produktivitas pangan, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah, organisasi petani, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong perkembangan sektor pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Kota Kendari di masa mendatang. (D-Adv)