Pendaftaran CPNS 2025 dan Ditempatkan di Seluruh Indonesia, Begini Fakta dari BKN
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Minggu, 25 Januari 2026
0 dilihat
Isu pendaftaran CPNS kembali ramai beredar, BKN menegaskan belum ada pengumuman resmi seleksi nasional. Foto: Repro Tajuk Nasional.
" Pendaftaran CPNS 2025 yang diklaim sudah dibuka dan penempatan nasional ramai dibicarakan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Isu pendaftaran CPNS 2025 yang diklaim sudah dibuka dan penempatan nasional ramai dibicarakan, BKN memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan informasi beredar.
Informasi mengenai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS kembali ramai di ruang digital. Kali ini, kabar yang beredar menyebutkan bahwa seleksi CPNS, khususnya di lingkungan Kementerian Kesehatan, telah dibuka lebih awal dan peserta akan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Badan Kepegawaian Negara atau BKN memastikan kabar tersebut tidak benar dan tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.
Humas BKN menegaskan bahwa hingga akhir Januari 2026, belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi Aparatur Sipil Negara tahun anggaran 2026. Informasi yang beredar di media sosial, termasuk daftar formasi, rincian gaji, serta tautan pendaftaran, dipastikan merupakan hoaks dan berpotensi merugikan masyarakat.
Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bahwa setiap tahapan rekrutmen ASN harus melalui mekanisme nasional yang terintegrasi. Proses tersebut dimulai dari penetapan kebutuhan nasional, persetujuan formasi oleh pemerintah pusat, hingga pengumuman resmi melalui kanal yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Heboh Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026 Resmi Dibuka, Begini Penjelasannya
“BKN memiliki peran sentral dalam memastikan proses rekrutmen ASN berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan. Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN,” ujar Prof. Zudan dalam keterangan tertulis di laman resmi BKN, seperti dikutip dari Detik, Minggu (25/1/2026).
Ia menambahkan, BKN juga bertanggung jawab menjaga integritas sistem seleksi, mulai dari tahap perencanaan kebutuhan pegawai, pendaftaran peserta, pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test atau CAT, hingga penetapan Nomor Induk Pegawai bagi peserta yang dinyatakan lulus.
Baca Juga: Ramai Pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 Dibuka, Ini Penjelasan Resmi dan Faktanya
Menurut BKN, salah satu ciri utama informasi palsu terkait seleksi CPNS adalah adanya tautan pendaftaran di luar portal SSCASN serta janji kelulusan atau penempatan tertentu. Modus seperti ini kerap dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan mengatasnamakan instansi pemerintah.
“Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi seleksi ASN yang beredar di luar kanal resmi. Selalu lakukan verifikasi melalui website BKN, SSCASN, atau media sosial resmi instansi pemerintah,” kata Prof. Zudan.
BKN mengingatkan, apabila belum terdapat pengumuman apa pun di situs resmi pemerintah, maka informasi terkait seleksi CPNS patut diragukan kebenarannya. Dengan kehati-hatian tersebut, masyarakat diharapkan terhindar dari kerugian akibat penipuan berkedok rekrutmen ASN, sekaligus menunggu pengumuman resmi sesuai prosedur yang berlaku. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS