WAKATOBI, TELISIK.ID - Kasus pengeboman ikan di wilayah Perairan Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara kembali merajalela. Warga berharap pemerintah tidak cuek terhadap aktivitas illegal fishing.
Seorang warga Pulau Wangi-Wangi Wakatobi, Saleh Hanan mengungkapkan, kasus pengeboman ikan di Perairan Wakatobi sudah terjadi sejak puluhan tahun. Namun dua tahun belakangan ini kembali merajalela.
"Setahuku setiap hari pasti ada pengeboman ikan. Asal surut air pasti ada. Biar di depan Pelabuhan Wanci ada bom," ujar Saleh Hanan, Kamis (3/11/2022).
Saleh mengungkapkan, pengeboman ikan oleh nelayan terjadi di hampir seluruh wilayah Perairan Wakatobi, seperti di Karang Atol Tomia, Karang Atol Kapota, Karang Atol Kaledupa, Karang Atol Koko, Karang Atol Runduma,
Pulau Anano Runduma, pesisir Pulau Moromaho, pesisir Pulau Anano dan di semua pesisir Wangi-Wangi dan Kaledupa. Akibat ulah nelayan tersebut, terumbu karang di Wakatobi menjadi rusak.
