Perumda Siapkan Tenaga Outsourcing untuk RSUD Buton Selatan

Ali Iskandar Majid, telisik indonesia
Rabu, 26 Februari 2025
0 dilihat
Perumda Siapkan Tenaga Outsourcing untuk RSUD Buton Selatan
Dirut RSUD Buton Selatan, La Ode Achmad Amanah Maulana (kiri), dan RSUD Buton Selatan (kanan) Foto: Ali Iskandar Majid/Telisik

" Sistem tenaga outsourcing atau subkontrak perusahaan pihak ketiga bakal mensasar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, dalam mendukung operasionalnya "

BUTON SELATAN, TELISIK.ID – Sistem tenaga outsourcing atau subkontrak perusahaan pihak ketiga bakal mensasar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, dalam mendukung operasionalnya.

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Buton Selatan pun menyatakan kesediaannya untuk menyalurkan tenaga outsourcing.

Kebijakan tersebut diambil untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan pada RSUD Buton Selatan (Busel).

Baca Juga: Polisi di Baubau Dianiaya Enam Senior di Barak

Direktur RSUD Busel, La Ode Achmad Amanah Maulana, mengatakan sistem outsourcing ini dilakukan karena adanya pemberlakuan dari pemerintah tentang penghapusan tenaga honorer sejak 28 November 2023.

Skema ini rencananya akan diterapkan pada beberapa sektor, seperti kebersihan, keamanan, dan tenaga teknis lainnya.

Menurut Achmad, jika sudah dipegang oleh perusahaan, pengelolaan RSUD Busel akan lebih profesional, lebih terarah, dan menjadi lebih baik lagi.

“Tentunya manajemen pelayanan, dalam hal petugas kebersihan, pramubakti dan pengemudi di rumah sakit akan lebih terjaga dan lebih baik lagi,” ujarnya, Rabu (26/2/2025).

Menanggapi rencana ini, Perumda Busel menyatakan siap menangkap peluang tersebut.

Kepala Bagian Marketing Perumda Busel, Muhammad Hislan, mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya memenuhi kebutuhan tenaga outsourcing yang diperlukan RSUD.

Perumda akan menawarkan kerja sama menjadi penyedia tenaga alih daya (TAD) untuk jasa pengamanan (security services), kebersihan (cleaning service), sopir (driver), dan pramubakti yang ditempatkan di RSUD Busel.

Hislan meyakinkan bahwa Perumda Busel memiliki model outsourcing yang berbeda dengan perusahaan penyedia jasa lainnya.

Baca Juga: Ratusan Calon Paskibraka Muna Barat Kecewa, Server Ngadat saat Tes Wawasan Kebangsaan

“Sebagai penyedia jasa, kami menawarkan jasa pekerjaan, bukan tenaga kerja. Dalam hal ini, karyawan menjalin kerja dengan Perumda Buton Selatan sehingga tidak tergantung kontrak antara Perumda dengen pengguna jasa (klien),” jelasnya.

Sistem outsourcing ini, menurut Hislan, dilakukan untuk menunjang visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Busel definitif.

Perumda berupaya menjaring klien sebanyak mungkin atau key account sehingga membuka lapangan kerja yang besar bagi masyarakat Busel.

“Pengadaan jasa alih daya (outsourcing) akan dilakukan melalui tender atau belanja e-catalog," urai Hislan. (B)

Penulis: Ali Iskandar Majid

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga